Aliyah sedang belajar mengenal hari dan tanggal. Dia lagi suka-sukanya menandai hari Sabtu dan Minggu dimana dia punya screen time untuk menonton Youtube atau bermain game, atau hari dimana saya punya janji mengajak dia ke supermarket misalnya. Hihi. Lucu jadinya.
Akhirnya saya kepikiran untuk mengenalkan kalender padanya. Saya pun mencoba mencari-cari kalender anak di e-commerce. Kalender yang saya temukan di e-commerce kebanyakan bentuknya seperti kalender umum namun disertai aktivitas anak-anak. Kalender yang saya cari sebenarnya kalender yang lebih sederhana karena Aliyah baru saja mau memulai mengenal hari, tanggal dan bulan.
Setelah scorlling up down di e-commerce akhirnya saya menemukan satu toko yang menjual kalender dengan bentuk yang sederhana. Kalendernya dibuat dengan mengadaptasi pendekatan Montessori. Ah, saya kepincut bener dengan kalender tersebut. Sedihnya, harga kalendernya ternyata cukup pricey bagi saya hehehe.
At the end, saya putuskan untuk mencoba membuat kalender sendiri untuk Aliyah. Kebetulan sudah lama saya tidak bikin bikin sesuatu untuk Aliyah. Saya pun mencoba membuat kalender sederhana untuk anak-anak yang sedang belajar hari, tanggal dan bulan. Kalender yang saya buat hanyalah berisi info hari, tanggal dan bulan yang sebenarnya akan lebih bagus jika disertai info cuaca, dan emosi anak. Namun saya masih kesulitan menemukan gambar yang pas dan selaras. Jadi, yah bentuknya seperti ini dulu :)
Kalender ini saya buat di Canva. Desainya sangat basic namun untuk aplikasinya saya sedikit mengadaptasi dari metode Montessori. Di kalender buatan saya belum ada tanggal merah dan lain-lain. Harapannya, anak-anak dapat belajar mengenal waktu secara pelan-pelan dan lebih mudah. Cara menggunakan kalender ini cukup mudah, anak-anak tinggal melingkari tanggal, hari dan bulannya. Di bagian bawah dapat ditulis lagi hari, tanggal, bulan dan tahunnya.
Teman-teman dapat melihat video cara pakainya disini ya :)
(yang divideo saya kelupaan tidak ada kolom tanggal di bawah, tapi sudah saya edit di file nya :)))
Omong-omong kalender ini saya buat dalam dua versi, bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, teman-teman dapat mengunduhnya di link berikut :)
Setelah berhasil print file, jangan lupa untuk langsung melaminating kalendernya ya :) Agar nantinya dapat dihapus tulis oleh anak-anak :) Bagian atas kalender juga dapat dilubangi jika ingin digantung (milik Aliyah saya tempelkan di kulkas, karena kulkas adalah tempat yang paling sering Aliyah singgahi di dalam rumah, hahaha)
Oh iya, sebelum menulis, pastikan untuk menggunakan spidol boardmarker agar tulisannya dapat dihapus dan tulis ulang. Di video saya pakai spidol dari @deliindonesia :)
A little notes and tips:
Ada beberapa cara yang dapat kita lakukan untuk mengenalkan anak pada konsep waktu :) Berikut beberapa tips mengenalkan anak konsep waktu yang dapat saya bagi dari pengalaman saya dan Aliyah juga dari beberapa referensi :)
1. Pada usia lebih dini, kita dapat mengenalkan anak mengenai konsep waktu, seperti hari dan bulan melalui nyanyian. Banyak sekali lagu yang mengandung konsep waktu pada liriknya seperti:
Lagu nama-nama hari, lagu nama-nama bulan, lagu Naik Delman, lagu Pagiku Cerahku, Libur Telah Tiba, lagu hari-hari besar keagamaan seperti Marhaban Ya Ramadhan, Selamat Hari Lebaran, dan lain-lain.
2. Mengenalkan rutinitas harian pada anak. Dengan membuat rutinitas harian anak, anak dapat mulai belajar mengenal konsep pagi hari, siang hari, dan malam hari. Kita dapat membagi aktivitas anak kedalam tiga waktu tersebut dan menjelaskan pada anak seperti saat pagi hari ia akan bangun tidur, minum air, sarapan, mandi, dan seterusnya.
3. Menandai hari yang spesial bagi anak seperti hari ulang tahunnya atau hari ulang tahun ayah ibu, kakek nenek atau kerabat dekat. Kita dapat menghitung mundur hari spesial yang ditunggu dengan menggunakan kalender.
4. Menyebutkan hari dan waktu yang detail saat membuat janji tertentu dengan anak misalnya saat mengajak anak untuk main di playground. Misalnya seperti, "InsyaAllah nanti hari minggu siang mama ajak ke mall ya, kita main di playground".
5. Membacakan anak buku cerita yang berhubungan dengan konsep waktu.
6. Bagi teman-teman mama yang muslim, mengenalkan konsep waktu pada anak juga dapat melalui waktu sholat kita. Saat kita sholat, kita dapat mengajak serta anak, ataupun kalau anak belum mau atau belum bisa, paling tidak saat akan sholat kita dapat mengatakan pada anak, "Mama mau sholat subuh/dhuhur/ashar/maghrib/isya dulu ya nak" :)
Kurang lebih inilah kelima tips yang dapat digunakan untuk mengenalkan konsep waktu pada anak :) InsyaAllah semoga nantinya anak-anak kita dapat tumbuh menjadi individu yang dapat memanfaatkan dan menghargai waktunya dengan baik di jalan yang sesuai dengan ridhoNya. Aamiin :)
Kalau teman-teman mama, ada yang juga punya cerita tentang mengenalkan konsep waktu kepada anak? Atau mungkin punya tips lain untuk mengenalkan konsep waktu pada anak? Yuk cerita sama-sama disini :)
Apa kabar teman-teman mama? Semoga sehat selalu ya :) Oh iya, omong-omong adakah teman-teman mama yang juga sering mendengar ucapan kalimat di atas? Kalau saya mungkin ada 5 kali dalam sehari mendengar Aliyah mengucapkan kalimat diatas :)) Saya sendiri berusaha untuk mengerti apa yang Aliyah rasakan. Masa pandemi sekaligus pemberlakuan PPKM yang bertepatan dengan liburan sekolah bukanlah hal yang mudah bagi anak-anak.
47 % anak Indonesia merasa bosan di rumah selama masa pandemi
- Survei Penilaian Cepat Satgas Covid-19 (BNBP 2020), dari Harian Kompas -
Sebelum masa pandemi, saat liburan sekolah biasanya kami isi dengan bepergian ke luar kota atau ke tempat wisata. Berhubung masih dalam masa pandemi serta pemberlakuan PPKM, maka liburan sekolah Aliyah kali ini diisi dengan melakukan aktifitas di rumah saja. Berhubung anak seusia Aliyah memang sedang giat-giatnya melakukan beragam aktifitas, rasa bosan sangat mudah menghampirinya saat aktifitas di rumah terasa begitu monoton baginya. Sebagai ibu, saya perlu pintar-pintar mencari cara untuk membantu Aliyah mengatasi rasa bosannya selama liburan di rumah saja :)
Kebosanan sebenarnya adalah alat yang penting untuk membuat hidup lebih bahagia, lebih produktif dan lebih kreatif.
- Manoush Zomorodi, di dalam bukunya yang berjudul Bored and Brilliant: How Spacing Out Can Unlock Your Most Productive dan Creative Self -
Dari sebuah artikel yang ditulis oleh psikolog Hertha C. Hambalie, M.Psi, Psikolog. yang sempat saya baca, ada beberapa tips kegiatan yang dapat kita coba lakukan untuk mengatasi rasa bosan pada anak saat beraktifitas di rumah saja, seperti yang tercantum pada gambar :)
Nah, kalau versi saya dan Aliyah yang menjadi favorit kami untuk mengatasi rasa bosan di rumah adalah dengan bermain, seperti membuat prakarya atau membuat diy mainan yang sekaligus dapat menstimulasi area sensori dan motoriknya juga sebagai sarana ia untuk belajar banyak hal :)
Disaat saya merasa buntu dan kehabisan ide harus bermain apa lagi, biasanya saya langsung membuka internet untuk mencari ide bermain ataupun event bermain bersama yang digelar secara online untuk mengisi waktu liburan Aliyah di rumah.
Alhamdulillah, beruntungnya saat saya sedang membuka feeds di akun Instagram saya, saya melihat konten event bermain bersama dari Paddle Pop. Saya pun langsung mendaftarkan diri untuk ikut serta agar dapat bermain bersama Aliyah di rumah :) Syukurnya lagi, event dari Paddle Pop ini dapat saya ikuti secara GRATIS hehehe... Bagaimana caranya? Yuk baca terus sampai bawah ya :))
Paddle Pop #MainYuk
Jadi, sejak bulan Mei 2021 yang lalu, dalam rangka Hari Bermain Sedunia 2021, Paddle Pop sebagai salah satu brand es krim kesukaan anak produksi Unilever Indonesia, menghadirkan rangkaian pilihan aktifitas bermain yang bermanfaat untuk mengisi liburan sekolah anak. Paddle Pop sangat memahami tantangan yang dihadapi orangtua dan anak dalam mengisi liburan di masa pandemi, yaitu bagaimana agar liburan tetap terasa seru, menyenangkan dan tetap dapat mengatasi rasa bosan, stres ataupun berkurangnya intensitas sosial pada anak meski hanya dengan melakukan aktifitas bermain di rumah saja.
Karena percaya bahwa banyak hal baik dimulai dari bermain, maka bertepatan dengan Hari Bermain Sedunia, Paddle Pop resmi meluncurkan brand purpose Paddle Pop, #MainYuk, yang mengajak kita, para orangtua, untuk menghadirkan pilihan aktifitas bermain di rumah saja yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga bermanfaat untuk tumbuh kembang anak. Seru ya! :)
Sebagai pembuka Paddle Pop Main Yuk, Paddle Pop mengadakan Paddle Pop Main Yuk Seaventure yang digelar pada bulan April-Juni 2021 (dalam rangka libur puasa dan Hari Raya Idul Fitri) Melalui Paddle Pop Main Yuk Seaventure, kita diajak menikmati wisata virtual dunia bawah laut bareng Paddle Pop Twister Mermaid dan Jakarta Aquarium Safari, sekaligus mengenalkan anak tentang biota bawah laut sambil bermain melalui video interaktif, kuis dan kompetisi berfoto.
Sayangnya, saya dan Aliyah melewatkan kesempatan untuk ikut serta karena kami terlambat mengetahui informasi event nya :( Menurut teman-teman mama yang sempat ikutan, event nya sangat seru dan anak-anak merasa seperti benar-benar sedang menikmati liburan di dalam Jakarta Aquarium Safari :)
Paddle Pop #MainYuk Liburan Ke Planet Mochi
Nah, di bulan Juli 2021 ini, Paddle Pop kembali mengajak kita, para orang tua dan anak-anak untuk kembali bermain bersama dalam rangka mengisi liburan sekolah. Kali ini Paddle Pop #MainYuk mengajak kita berlibur ke Planet Mochi!
Kalau sebelumnya kita dan anak-anak diajak mengenal biota bawah laut melalui aktifitas seru di Paddle Main Yuk Seaventure, di Paddle Pop #MainYuk Liburan Ke Planet Mochi kita dan anak-anak diajak untuk mengenal sistem tata surya dan luar angkasa bareng Paddle Pop Mochi Chocolate Vanila.
Di event Paddle Pop #MainYuk Liburan Ke Planet Mochi kali ini, selain bermain dengan Paddle Pop Chocolate Vanila, kita diajak bermain bersama:
Mona Ratuliu & Wonderfestsambil membuat Helm Astronot di tanggal 25 juni 2021.
Enno Lerian & Rumah Dandelion sambil main ke Planet Saturnus di tanggal 03 Juli 2021,
Nana Mirdad & Mungilmu sambil main ke Planet Uranus di tanggal 10 Juli 2021,
Melki Bajaj & Buumi Playscape sambil main ke Planet Jupiter di tanggal 17 Juli 2021
Untuk bisa ikutan event Paddle Pop #MainYuk Liburan Ke Planet Mochi caranya mudah sekali. Kita cukup mendaftarkan diri melalui whatsapp ke nomor official Paddle Pop di 0858-1223-1223. Untuk 100 teman-teman mama yang gercep (gerak cepat, hehe) alias pendaftar pertama bisa dapat kotak mainan gratis sesuai dengan program bermain yang dipilih.
Dan saya kalah gercep dong, hehehe. Saat mendaftar saya sudah tidak kebagian kotak mainan untuk Aliyah. Meski tidak dapat kotak mainan, saya dan Aliyah tetap antusias untuk ikut eventnya :)
Dari rangkaian event Paddle Pop #MainYuk Liburan Ke Planet Mochi, saya dan Aliyah memilih untuk ikut bermain ke Planet Jupiter bareng kak Melki Bajaj dan Buumi Playscape di tanggal 17 Juli 2021.
Aliyah senang sekali saat saya ajak untuk bermain bersama Paddle Pop #MainYuk kali ini, karena belakangan ia memang sedang suka sekali bermain dan belajar tentang tata surya dan luar angkasa. Kami pun sempat membuat Nebula Calm Down Jar bersama di rumah.
Saat hari H tiba, saya dan Aliyah sudah menyiapkan bahan permainan yang dibutuhkan untuk kami bermain bersama ke Planet Jupiter bareng kak Melki Bajaj dan Buumi Playscape. Instruksi untuk bahan mainan yang perlu disiapkan saya dapatkan saat melakukan pendaftaran melalui whatsapp.
Serunya Pengalaman Aliyah Bermain Ke Planet Jupiter
Event Paddle Pop #MainYuk Liburan Ke Planet Mochi, Main ke Planet Jupiter bareng kak Melki Bajaj dan Buumi Playscape kami ikuti melalui aplikasi Zoom.
Sebelum mulai bermain, Kak Nurul dari Buumi Playscape mengobrol bersama kak Melki sekeluarga tentang aktifitas liburan selama di rumah saja. Ternyata, apa yang saya alami juga sama dengan Kak Melki dan mbak Dewi, yang juga harus memutar otak mencari kegiatan yang seru untuk mengisi liburan anak selama di rumah saja :))
Selesai mengobrol dengan kak Melki sekeluarga, langsung deh kami diajak bermain ke Planet Jupiter dengan naik roket lebih dulu lewat tarian bersama kak Lintang dari Buumi Playscape. Saat menari bersama, memori masa kecil saya dengan Paddle Pop tiba-tiba muncul saat mendengar jingle Paddle Pop... Paddle Pop... super duper yummy. Senang sekali es krim favorit saya di jaman kecil masih eksis sampai sekarang dan bisa dinikmati oleh anak saya :)
Begitu tiba di Planet Jupiter, kami diajak melakukan tiga misi yaitu bermainMoon Dough Pottery, bermainAlien Egg Game dan membuatMochi Sugar Swirl. Sebelum mulai bermain, kak Nurul menjelaskan beberapa fakta tentang Planet Jupiter. Wah, disini saya dan Aliyah benar-benar dapat pengalaman bermain sambil belajar.
Fakta pertama, Jupiter adalah planet terdekat kelima dari Matahari.
Kedua, nama Planet Jupiter diambil dari raja para dewa dalam mitologi Romawi karena merupakan planet yang terbesar.
Ketiga, ternyata Jupiter memiliki cincin seperti planet Saturnus namun cincinnya sulit untuk dilihat.
Saya sendiri baru tahu nih tentang fakta ketiga dari planet Jupiter. Saat kak Nurul menceritakan tentang fakta Planet Jupiter, Aliyah sangat antusias sampai-sampai tanpa sadar ia telah menyimak dengan jarak mata yang begitu dekat. Meski begitu, saya senang karena secara tidak langsung Aliyah belajar tentang Planet Jupiter dengan cara yang lebih fun melalui Paddle Pop Mochi Chocolate Vanilla ini.
Bermain Moon Dough Pottery
Setelah belajar tentang fakta dari Planet Jupiter, langsung deh kami diajak melakukan misi pertama di Planet Jupiter yaitu bermain Moon Dough Pottery yang dipandu langsung oleh Kak Ninda dari Buumi Playscape. Saya dan Aliyah langsung mempersiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk bermain Moon Dough Pottery.
Serunya, sebelum membuat Moon Dough Pottery, Kak Ninda membagi informasi fakta tentang bulan yang mengelilingi Planet Jupiter. Ternyata ada 79 bulan yang mengelilingi Planet Jupiter, wow! Jumlah ini terbanyak kedua setelah Planet Saturnus yang memiliki 82 bulan.
Dari 79 bulan milik Planet Jupiter, ada 4 bulan dengan ukuran terbesar yang pertama kali dilihat oleh Galileo bernama IO, Europa, Ganymede dan Callisto. Fakta tentang bulan planet Jupiter disampaikan oleh kak Ninda dengan cara yang menyenangkan dan sangat jelas.
Setelah menyampaikan fakta tentang bulan di Planet Jupiter, kak Ninda langsung memandu kami untuk membuat Moon Dough Pottery, yang nantinya akan seperti replika bulan dan benda angkasa lainnya.
Cara membuat Moon Dough Potter juga mudah, semua bahan dicampurkan satu persatu sampai menyerupai adonan kue. Setelah adonan tidak terasa lengket, adonan digilas dengan rolling pin dan dicetak menggunakan cetakan kue. Aliyah sangat menikmati membuat Moon Dough Pottery ini :)
Dari bermain membuat Moon Dough Pottery Aliyah jadi bisa belajar tentang bulan, sekaligus melatih sensori dan motorik kasar serta halusnya dari membuat adonan, belajar berhitung dari menakar jumlah bahan yang dibutuhkan dan menghitung jumlah bintang dan bulan dari adonan yang dicetak, meningkatkan kreatifitasnya dan daya imajinasinya dari mencetak adonannya.
Bermain Alien Egg game
Begitu misi pertama di Planet Jupiter selesai, langsung lanjut deh menyelesaikan misi kedua yaitu bermain Alien Egg Game. Tapi, sebelum mulai misi keduanya, kak Nurul mengajak kami bermain tebak-tebakan lebih dulu yang tentu saja tebak-tebakannya seputar informasi tentang Planet Jupiter. Kami benar-benar jadi makin tahu banyak tentang Planet Jupiter dari ikutan event Paddle Pop #MainYuk Liburan Ke Planet Mochi, Main ke Planet Jupiter ini.
Setelah bermain tebak-tebakan bersama kak Nurul, kami langsung dipandu oleh Kak Ninda untuk bermain Alien Egg Game. Ceritanya, kami diajak untuk menyelamatkan telur-telur alien. Bahan untuk membuat Alien Egg Game sederhana saja, hanya butuh 5-10 balon, air, glitter dan 2 buah ember.
Nantinya balon akan diisi air secukupnya lalu diikat, sehingga seolah-olah balon adalah telur alien. Telur dari balon ini kemudian dimasukkan ke dalam ember yang sudah berisi air dan glitter. Setelah siap, kak Ninda memandu kami untuk bermain Alien Egg Game dengan cara memindahkan balon menggunakan kaki dari ember 1 ke ember 2.
Ternyata main Alien Egg Game ini seru sekali. Stimulasi yang didapat anak juga banyak, mulai dari kegiatan mengisi air ke balon, menghitung jumlah balon, mengenal warna balon, dan melatih koordinasi gerak kaki dari memindahkan balon.
Membuat Mochi Sugar Swirl
Dua misi sudah selesai. Kami pun dipandu kak Ninda untuk menyelesaikan misi terakhir bermain di Planet Jupiter yaitu membuat Mochi Sugar Swirl dari menghias Paddle Pop Mochi Chocolate Vanilla menggunakan gula halus, susu cair dan pewarna makanan.
Caranya membuat hiasannya dengan mencampur gula halus, susu cair dan pewarna makanan. Setelah jadi, dihias deh diatas Paddle Pop Mochi Chocolate Vanilla menggunakan piping bag.
Secara tidak langsung, motorik halus Aliyah jadi terlatih dan daya imajinasi dan kreatifitas nya pun terasah dengan membuat Mochi Sugar Swirl. Oh iya indera perasa anak juga terstimulasi dari rasa manis gula berpadu dengan tekstur kenyal dari Paddle Pop Mochi Chocolate Vanilla :)
Selesai membuat Mochi Sugar Swirl, sebagai penutup kami diajak untuk berfoto bersama dan kembali menari bersama kak Lintang. Saya sempat bertanya ke Aliyah apakah Aliyah senang mengikuti acaranya? Alhamdulillah kata dia senang sekali dan suka bikin-bikin mainannya, hihi.
Secara keseluruhan, saya dan Aliyah sangat enjoy bermain bersama dan ikutan event Paddle Pop #MainYuk Liburan Ke Planet Mochi, Main ke Planet Jupiter bareng kak Melki Bajaj dan Buumi Playscape. Acara nya dikemas dengan sangat menarik serta edukatif. Anak-anak benar-benar diajak bermain sambil belajar dengan cara yang seru.
Runtutan acaranya juga disusun dengan sangat baik mulai dari menari bersama lebih dulu untuk membangkitkan mood anak-anak agar semangat dan ceria, lalu mengedukasi anak dengan bercerita tentang fakta Planet Jupiter serta memberi stimulasi untuk sensori, motorik, kemampuan berhitung serta daya imajinasi dan kreatifitas anak melalui tiga permainan diatas.
Kak Melki Bajaj beserta keluarga juga sangat menyenangkan. Tim kakak-kakak dari Buumi Playscape juga memandu dengan sangat ceria dan ekspresif. Jadi, anak-anak jauh dari rasa bosan selama mengikuti acaranya :)
Bagi saya, acara ini benar-benar dapat mengisi waktu liburan sekolah anak selama di rumah saja dengan cara yang menyenangkan. Terimakasih untuk Paddle Pop yang sudah menginisiasi acara seperti ini. Jujur acaranya membantu saya sebagai orangtua untuk dapat mengatasi rasa bosan anak selama liburan di rumah dengan memberi kegiatan yang bermanfaat.
Paddle Pop Pilihan Cemilan Yang Baik Untukmu
Paddle Pop sebenarnya sudah cukup lekat dengan keluarga saya sejak lama. Sewaktu saya masih usia kanak-kanak, setiap kali ikut ibu saya ke supermarket untuk berbelanja, saya pasti minta dibelikan Paddle Pop Rainbow, hehe. Ternyata kebiasaan ini menurun ke anak saya, Aliyah.
Aliyah sangat suka dengan Paddle Pop. Saya tidak khawatir jika Aliyah mengonsumsi Paddle Pop karena Paddle Pop dibuat dari bahan alami dengan memerhatikan batasan kandungan gula serta kalori sesuai dengan saran WHO, yaitu tidak lebih dari 12 gr gula dan tidak lebih dari 110 kkal dalam sekali konsumsi.
Jadi, kandungan gula di setiap es krim Paddle Pop benar-benar diatur secara ketat agar tidak melebihi Angka Kecukupan Gizi Anak.
Yuk, kita coba cek, berapa jumlah gula dan kalori di dalam Paddle Pop Mochi Chocolate Vanilla :)
Selain dibuat dengan memerhatikan batasan kandungan gula dan kalori, Paddle Pop Mochi Chocolate Vanilla dibuat dari kebaikan susu dan tanpa tambahan pengawet :) Insya Allah aman deh untuk dikonsumsi anak-anak seusia Aliyah :)
Oh iya, rasa Paddle Pop Mochi Chocolate Vanilla menurut saya enak dan tidak begitu manis. Tekstur mochinya punya kenyal dan tebal :)
Beberapa varian Paddle Pop lainnya yang mungkin teman-teman mama sudah cukup familiar, juga dibuat dari bahan alami seperti buah-buahan serta susu, dan InsyaAllah lebih aman untuk dikonsumsi anak-anak.
Demikianlah cerita pengalaman saya dan Aliyah mengisi liburan kali ini dengan ikutan Paddle Pop #MainYuk Liburan Ke Planet Mochi, Main ke Planet Jupiter bareng kak Melki Bajaj dan Buumi Playscape. Kalau ditanya mau ikut lagi atau tidak jika ada acara serupa dari Paddle Pop, tentu saja saya dan Aliyah mauu hehehe.
Omong-omong, ada yang sempat ikutan acaranya juga tidak? Yuk, share cerita serunya sama-sama di sini :)
Nah, bagi teman-teman mama yang belum sempat ikutan acaranya, dan penasaran seperti apa, acaranya dapat ditonton ulang di Youtube Official Channel Paddle Pop :)