REKOMENDASI SHAMPOO UNTUK RAMBUT BERHIJAB: WARDAH SHAMPOO DENGAN SCALPCARE TECHNOLOGY

| on
January 12, 2022

 


Assalamu'alaikum. 

Halo! 

Apa kabar teman-teman mama? Semoga sehat selalu ya:) Di awal tahun 2022 ini, kondisi cuaca sedang ekstrim ya sepertinya. Di daerah tempat tinggal saya, di Sidoarjo, akhir-akhir ini saat siang hari terasa panas sekali. Lalu tiba-tiba di malam hari hujan turun dengan derasnya. 


Saat cuaca sedang panas di siang hari, ada satu hal yang selalu membuat saya merasa kurang nyaman. Saya sering merasa sangat gerah. Gerah yang benar-benar gerah sampai keringetan gobyos, gitu. Merasa kegerahan di saat cuaca sedang panas rasanya memang selalu menjadi permasalahan umum banyak orang ya, :")) 


Sebagai wanita berhijab, cuaca panas dan rasa gerah memberi tantangan tersendiri bagi saya, terutama untuk kulit kepala dan rambut saya. 


"Kepala dan rambut yang sering tertutupi oleh hijab membuat kondisi rambut dan kulit kepala saya menjadi lebih rentan terhadap permasalahan rambut dan kulit kepala".


Ketombe, rambut rontok, bau apek, gatal dan mudah lepek, semua sudah saya alami. Bergonta-ganti produk shampoo juga sudah saya lakukan untuk menemukan shampoo yang benar-benar berjodoh dengan permasalahan rambut yang saya alami. 


Alhamdulillah, beberapa waktu belakangan saya akhirnya menemukan salah satu shampoo yang tergolong cocok bagi permasalahan rambut dan kulit kepala yang saya alami. Awal mula saya mengetahui merek shampoo ini adalah dari adik saya. Ia lebih dulu menggunakannya, dan saat saya berkunjung ke rumah mama saya, saya pun ikut mencoba menggunakannya, hehe. Saya senang sekali karena shampoo ini memberi kesan 'wah boleh juga nih' bagi saya :)) 


Oleh karena itu, di blog post kali ini, saya ingin berbagi pengalaman saya menggunakan produk shampoo yang memang dikhususkan untuk rambut wanita berhijab tersebut kepada teman-teman mama :) Semoga sharing saya di blog post kali ini dapat membantu memberi rekomendasi bagi teman-teman mama yang sedang mencari produk shampoo yang 'oke' untuk wanita berhijab ya :) 


Wardah Shampoo


Kita semua tentu sudah tidak asing lagi dengan Wardah, salah satu brand kosmetik ternama tanah air. Sebagai penggemar Wardah, adik saya pastinya tidak ketinggalan untuk mencoba Wardah Shampoo, produk shampoo terbaru dari Wardah. Biasanya, apapun yang adik saya pakai, saya juga ikutan untuk coba pakai, ehehe. Boleh dibilang, karena adik saya, maka saya ikut menjadi salah satu penggemar produk Wardah dan rasanya seru sekali saat kami saling memberi update tentang produk Wardah terbaru. Begitu pula dengan Wardah Shampoo. 


Berdasarkan artikel yang saya baca, Wardah memang mengeluarkan produk Wardah Shampoo, yang dikhususkan untuk memenuhi kebutuhan dan membantu mengatasi masalah rambut wanita berhijab. Dari riset yang dilakukan oleh Wardah yang bekerja sama dengan Universitas Indonesia dan Universitas Gajah Mada, ada satu temuan, yang mungkin kita semua juga tidak sadar akan hal ini, yaitu kondisi kulit kepala wanita yang berhijab ternyata memang berbeda dari kondisi kulit kepala orang lain pada umumnya. 


Kita sama-sama cari tau ya, sebenarnya, apa saja sih yang membedakan kondisi kulit kepala wanita berhijab dengan orang lain pada umumnya? Berikut perbedaannya menurut hasil riset yang dilakukan oleh tim Wardah;


1. Kondisi kepala yang dapat tertutup oleh hijab menyebabkan kulit kepala wanita berhijab lebih mudah berkeringat dan kehilangan kadar air. Kondisi seperti inilah yang akhirnya membuat kulit kepala menjadi kering, gatal, akar rambut tidak kuat dan mudah berketombe karena kulit kepala memproduksi lebih banyak sebum untuk menghindari kekeringan (water loss) sedangkan sebum adalah salah satu makanan lezat bagi bakteri ketombe.


2. Kondisi rambut yang tertutup oleh hijab menyebabkan adanya ketidakseimbangan micro bacteria pada kulit kepala wanita berhijab. Kondisi ini merupakan akar permasalahan dari berbagai masalah rambut dan kulit kepala seperti berketombe, rambut rontok, bau apek, gatal dan lepek. 


Menurut saya, kedua poin di atas memang benar saya alami sebagai wanita berhijab. Kondisi kulit kepala saya menjadi sedikit lebih sensitif jika dibandingkan saat saya belum mengenakan hijab. Namun hal tersebut  tidak boleh menjadi halangan untuk menutup kepala dengan hijab sebagai bentuk menjalankan perintahNya sebagai wanita muslimah :) Oleh karena itu saya dan teman-teman mama yang juga mengenakan hijab perlu menemukan shampoo yang cocok bagi kulit kepala wanita berhijab :) 




Nah, kembali ke Wardah Shampoo :) Masih dari artikel yang saya baca, Wardah Shampoo dikembangkan oleh Wardah untuk memenuhi kebutuhan wanita berhijab melalui 3 keunggulan utama;


1. Wardah Shampoo dikembangkan dengan SCALPCARE TECHNOLOGY, teknologi khusus yang diciptakan untuk menjaga kesehatan kulit kepala yang tertutup hijab. 


2. Alih-alih menggunakan SLS (Sodium Lauryl Sulfate, bahan detergen yang biasanya digunakan pada produk sabun untuk efek membersihkan, namun pada beberapa orang bahan ini dapat menimbulkan reaksi alergi atau iritas pada kulit dan dapat menyerap kandungan minyak alami pada rambut sehingga menyebabkan kulit kepala dan rambut menjadi kering dan mudah gatal), Wardah Shampoo menggunakan Amino Micellar Cleansing sebagai pengganti SLS pada varian Hair Fall Treatment yang dapat membersihkan kulit kepala dengan sangat lembut tanpa memberi efek yang negatif seperti SLS. 


Amino Micellar Cleansing juga dapat membantu menjaga kandungan amino pada rambut, sebab 90% komponen rambut adalah protein yang biasa disebut dengan keratin, yang terdiri dari 18 jenis asam amino. Asam amino ini yang dapat membuat rambut kita terasa lebih lembut dan tidak mudah kering. Intinya, kandungan Amino Micellar Cleansing pada Wardah Shampoo varian Hair Fall Treatment dapat membuat kulit kepala semakin bersih sekaligus merawat rambut kita untuk tetap terasa lembut. 


3. Pada semua varian Wardah Shampoo ada kandungan Natural Antibacterial Infused yang dapat membantu membunuh bakteri penyebab berbagai masalah rambut dan kulit kepala seperti ketombe, rambut rontok, bau apek, gatal dan lepek. Setiap varian dari Wardah Shampoo mengandung Natural Antibacterial Infused yang berbeda sesuai dengan manfaat dari tiap varian. 


Wardah Shampoo Anti Dandruff mengandung Peppermint Extract dan Tea Tree Oil. 


Wardah Shampoo Hair Fall Treatment mengandung Rosemary Extract dan Ginseng. 


Wardah Shampoo Nutri Shine mengandung Moroccan Argan Oil dan Grapeseed Extract. 


Wardah Shampoo Daily Fresh mengandung Aloe Vera Extract dan Peppermint Extract. 


Personal Experience Wardah Shampoo Anti Dandruff





Dari keempat varian Wardah Shampoo, saya memutuskan untuk mencoba Wardah Shampoo Anti Dandruff. Mengapa? Karena kondisi kulit kepala saya begitu sensitif. Jika kurang cocok dengan shampoo tertentu, maka kulit kepala saya akan sangat mudah berketombe. Shampoo yang saya gunakan sebelumnya, tidak begitu menimbulkan ketombe namun menyebabkan rasa gatal pada kulit kepala saya, dan rambut saya rasanya lebih lepek dan cepat berbau. 


"Kamu sudah keramas belum sih?" Kata suami saya sekali waktu. Padahal waktu itu saya sudah keramas :') "


Nah, saat mencoba Wardah Shampoo Anti Dandruff saya berharap agar rambut saya selain tidak berketombe, juga menjadi lebih wangi dan tidak mudah lepek. 


Lalu bagaimana setelah mencoba Wardah Shampoo Anti Dandruff selama kurang lebih satu minggu? Sebelum saya menceritakan efek Wardah Shampoo ke rambut saya, kita coba ulas produknya lebih dulu bersama-sama ya :) 


Wardah Shampoo Anti Dandruff


Common Ingredients

Scentlock Fragrance, Peppermint Extract, Tea Tree Oil, Double Zinc Actives (Zinc PCA) 


Manfaat / Claim


Paduan bahan aktif naturalnya bekerja secara multiaksi, kandungan Peppermint  Extract membuat kulit kepala terasa dingin dan menenangkan, Tea Tree Oil membantu mengurangi ketombe , Double Zinc Actives ™ untuk melindungi kulit kepala dari ketombe, dan berfungsi sebagai sebum regulator, odor absorber dan antibacterial. 


Kemasan


Wardah Shampoo Anti Dandruff dikemas di dalam botol plastik berukuran 170 ml, dengan tutup flip yang mengunci secara rapat. Kuncian tutup flip nya menurut saya cukup rapat sehingga cairan shampoo tidak mudah tumpah dan tergolong aman untuk dibawa bepergian.

 


Untuk kemasan Wardah Shampoo Anti Dandruff berwarna kebiruan dengan tutup flip berwarna putih dan dilengkapi dengan stiker penanda "New Scentlock Fragrance ™. 




Cara Pakai


Rasanya sedikit awkward jika menjelaskan bagaimanan cara pakai shampoo, karena semua orang juga sudah bisa untuk cara memakai shampoo, hehehe. Kalau boleh berbagi cara pakai versi saya, jujur saya sempat mencoba memakai Wardah Shampoo Anti Dandruff setiap hari, hehehe. Saya ingin tau apakah rambut saya menjadi kering jika saya sering memakainya atau masih tergolong aman-aman saja. 


Dari pengalaman saya, sejauh ini, Wardah Shampoo Anti Dandruff cukup aman untuk digunakan setiap hari :)), meski begitu sebisa mungkin jangan setiap hari ya, karena akan berdampak kurang baik juga bagi kesehatan rambut jika kita keramas setiap hari dengan jenis shampoo apapun itu. 


Tekstur, Wangi dan Warna


Wardah Shampoo Anti Dandruff memiliki tekstur kurang lebih sama seperti shampoo pada umumnya yang berupa cairan namun agak kental. 



Cairan Wardah Shampoo Anti Dandruff berwarna putih susu, sama seperti varian Shampoo Wardah yang lain, terkecuali varian Wardah Shampoo Daily Fresh yang cairan shampoonya berwana bening. Sedangkan untuk wangi shampoonya menurut saya tergolong wangii (ada huruf 'i' nya dia biji berarti wanginya 'boleh juga nih' ehehe).


Experience 


Setelah kurang lebih selama satu minggu saya mencoba Wardah Shampoo Anti Dandruff, menurut saya shampoo  ini memberi efek yang bagus untuk kondisi rambut saya. Saat pertama kali menggunakan Wardah Shampoo Anti Dandruff kesan yang saya dapatkan pertama adalah rambut saya menjadi lebih wangi dari biasanya.


Wanginya benar-benar wangi yang sampai ke dalam pangkal rambut. Menurut saya tidak salah jika Wardah Shampoo memberi stiker klaim "New Scentlock Fragrance ™ karena memang shampoonya terbukti wangi dan wanginya cukup mengunci sampai ke bagian dalam rambut. 


Kedua, saya tidak merasakan gatal dan tidak timbul ketombe pada kulit kepala saya. Kedua hal ini penting bagi saya karena kulit kepala saya sangat sensitif pada produk shampoo dan timbulnya ketombe adalah tanda saya cocok atau kurang cocok pada satu shampoo. Karena tidak timbul ketombe, maka menurut saya Wardah Shampoo tergolong cocok bagi saya.

 


Lalu bagaimana dengan kondisi rambut saya yang mudah lepek? Meski Wardah Shampoo Anti Dandruff bukan varian khusus mengatasi rambut lepek, namun efek kandungan dari formulanya pada rambut saya membuat rambut saya tidak mudah lepek. 


Saya merasa kadar minyak pada rambut saya lebih terkontrol sehingga rambut saya terasa lembab namun tidak lepek. Jujur saya senang sekali untuk efek Wardah Shampoo yang membuat rambut saya tidak mudah lepek ini. Saya merasa lebih percaya diri saat berdekatan dengan suami saya *ehem :D



Berdasarkan pengalaman tersebut, menurut saya Wardah Shampoo Anti Dandruff tergolong  shampoo yang recommended untuk dicoba :) Meski kondisi kulit kepala tiap orang bisa saja berbeda satu sama lain, namun tidak ada salahnya untuk mencoba karena menurut saya formulanya benar-benar ringan, Scalpcare Technology nya bekerja dengan baik pada kulit kepala dan Natural Antibacterial Infused nya dapat membantu membunuh bakteri pada kulit kepala. 




Satu-satunya nya tips dari saya, jika teman-teman memiliki sensitifitas terhadap SLS, sebaiknya teman-teman mama mengunakan Wardah Shampoo Hair Fall Treatment yang tidak mengandung SLS :) 


Atau dapat juga mencoba dua varian lainnya yaitu Wardah Shampoo Daily Fresh dan Wardah Shampoo Nutrishine. 



Masing-masing varian memiliki manfaat yang berbeda yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan teman-yeman mama, seperti:


1. Wardah Shampoo Hair Fall Treatment, dengan Rosemary Extract dan Ginseng untuk mengatasi masalah rambut rontok. 


2. Wardah Shampoo Dandruff, dengan Peppermint Extract dan Tea Tree Oil untuk mengatasi masalah rambut yang berketombe. 


3. Wardah Shampoo Daily Fresh, dengan Aloe Vera Extract dan Peppermint Extract untuk menyegarkan rambut dan membuat rambut lebih lembut. 


4. Wardah Shampoo Nutrishine, dengan Argan Oil dan Grapseed Extract untuk menjaga kilau rambut dan mengatasi kerusakan pada rambut. 


Keempat varian Wardah Shampoo diatas bisa kita temukan dengan mudah di minimarket terdekat dengan kisaran harga Rp. 25.000


After all, setelah menggunakan Wardah Shampoo meski kadang terasa gerah karena cuaca yang panas di siang hari, saya tetap merasa nyaman karena rambut saya tidak mudah lepek dan berbau meski berkeringat dan tertutup hijab seharian. Tagline Wardah Shampoo, The Real Hijab Shampoo Expert. saya rasa tepat karena memang se-terbukti itu membantu permasalahan rambut pada wanita berhijab :) 


Kalau teman-teman bagaimana? Sudah sempat mencoba Wardah Shampoo juga? Yuk sharing pengalaman nya di kolom komentar :) 


Semoga bermanfaat ya :) 





















PERSONAL EXPERIENCE: SCARLETT HERBALISM MUGWORT MASK MEMBANTU MENGURANGI MASALAH KULIT YANG BERUNTUSAN DAN BERKOMEDO

| on
December 14, 2021


Assalamu'alaikum. 

Halo! 


Di bulan November yang lalu saya sempat berbagi cerita kepada teman-teman mama tentang pengalaman saya menggunakan dua produk masker terbaru dari Scarlett Whitening yaitu Herbalism Mugwort Masker dan Seriously Shooting & Hydrating Gel Mask. Saya juga sempat menuliskan bahwa jika diminta untuk memilih dari keduanya, mungkin saya akan kesulitan memilih karena keduanya mempunyai manfaat dan kandungan yang berbeda, dan keduanya memberi efek yang bagus pada kulit wajah saya. 


Nah di blog post kali ini, saya ingin meng-highlight salah satu dari kedua masker Scarlett tersebut, yaitu Herbalism Mugwort Mask. Mengapa Herbalism Mugwort Mask? Karena saya ingin cerita ke teman-teman mama bagaimana Herbalism Mugwort Mask dapat mengurangi beruntusan (jerawat kecil dan halus) yang selalu ada pada dahi serta membantu membersihkan komedo pada bagian hidung saya.


ALSO READ: REVIEW SCARLETT HERBALISM MUGWORT MASK DAN SERIOUSLY SHOOTING & HYDRATING MASK


Herbalism Mugwort Mask


Dari nama maskernya sudah langsung ketahuan ya masker ini dibuat dengan bahan utama tumbuhan Mugwort atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan tumbuhan baru cina. Mugwort atau baru cina merupakan tumbuhan asli di daerah beriklim sedang seperti Eropa, Asia, Afrika Utara dan Alaska. 


Jika di Indonesia ada yang mengira Mugwort adalah tumbuhan kenikir, maka hal ini keliru. Mugwort ternyata bukanlah kenikir. Bentuknya bahkan berbeda dari tumbuhan kenikir :) 




Tumbuhan Mugwort ternyata memiliki segudang manfaat bagi kesehatan kita. Selain untuk kesehatan organ reproduksi dan pencernaan, Mugwort ternyata juga memiliki khasiat atau manfaat bagi kesehatan kulit wajah kita. Kita coba ulas satu per satu ya, apa saja sih manfaat Mugwort bagi kesehatan kulit kita. 


1. Membantu mengurangi permasalahan kulit. 

Senyawa yang terkandung di dalam tumbuhan Mugwort diyakini dapat membantu memberikan nutrisi pada kulit wajah. Selain itu, Mugwort juga dapat membantu pemulihan, meredakan radang serta kemerahan sekaligus dapat melembabkan kulit dan membersihkan pori-pori.


2. Membantu melawan tanda-tanda penuaan. 

Tumbuhan Mugwort ternyata mengandung antioksidan yang cukup tinggi. Antioksidan merupakan bahan penting yang digunakan untuk melindungi kulit dari radikal bebas yang menjadi faktor utama yang mempercepat proses penuaan sel-sel kulit. Oleh karena itu, Mugwort dipercaya sebagai bahan alami yang baik untuk membantu mencegah penuaan pada kulit wajah. 


3. Membantu mencerahkan kulit wajah. 

Selain kaya akan  antioksidan, Mugwort tenyata juga sangat kaya akan Vitamin C. Sudah menjadi rahasia umum jika Vitamin C dapat membuat kulit kita menjadi lebih cerah. Nah, dengan kandungan Vitamin C yang dimilikinya, Mugwort dapat membantu mencerahkan kulit wajah kita. 


Dari ketiga manfaat Mugwort untuk kesehatan kulit kita, tidak heran ya jika saat ini Mugwort menjadi salah satu primadona bahan utama produk kecantikan. Salah satunya, Scarlett, brand beauty and body care ternama di Indonesia, yang membuat produk masker Herbalism Mugwort Mask, masker herbal dengan bahan utama dari tumbuhan Mugwort :) 


Personal Experience Scarlett Herbalism Mugwort Mask




Terhitung sudah 4 minggu berlalu sejak kali pertama saya menggunakan Herbalism Mugwort Mask. Pada awalnya saya tidak menaruh ekspektasi apa-apa pada after use saat menggunakan Herbalism Mugwort Mask. Saya lebih berpikiran, 'coba dulu deh sedikit, siapa tau cocok, kalau ternyata kurang cocok juga tidak apa-apa'. Kalau kata orang, yang penting Bismillah hehe.


Tipe kulit wajah saya dapat dikatakan tergolong tipe kulit wajah kombinasi. Di beberapa bagian wajah seperti area T ( dahi, hidung, pipi) cenderung berminyak dan agak bermasalah seperti beruntusan dan berkomedo. Pada area dahi, beruntusan tidak pernah alpa untuk tampil :') Pada area hidung cenderung berkomedo (mungkin karena kadar minyak berlebih pada wajah saya, entahlah). Komedo yang ada pada hidung saya adalah tipe komedo hitam (blackheads), yang kalau mau dibersihkan perlu pakai bantuan seperti pinset atau plester komedo. Sedangkan area wajah di sekitar bibir dan dagu cenderung sensitif dan mudah kering jika saya menggunakan produk face care yang kurang cocok.


"Dengan kondisi kulit wajah saya tersebut rasanya pas sekali jika saya mencoba Herbalism Mugwort Mask yang mempunyai klaim untuk merawat kulit berminyak, pori-pori besar, berjerawat dan berkomedo."

Saya ingat betul saat pertama kali menggunakan Herbalism Mugwort Mask. Awalnya saya coba sedikit lebih dulu di belakang telinga untuk mengetahui apakah ada reaksi alergi atau tidak saat menggunakannya mengingat terkadang ada jenis kulit tertentu yang cukup sensitif terhadap produk yang mengandung bahan herbal. 


Alhamdulillah pada kulit saya tidak ada reaksi alergi. Saya pun langsung mengoleskan Herbalism Mugwort Mask ke seluruh wajah menggunakan kuas silikon. Oh iya, sebenarnya dari kemasan Herbalism Mugwort Mask sudah dilengkapi dengan spatula kecil, namun saya tetap menggunakan kuas silikon agar masker dapat merata ke seluruh bagian wajah.




Saat pertama kali mengaplikasikan Herbalism Mugwort Mask pada wajah saya, saya merasakan ada sedikit sensasi mengencang di beberapa bagian wajah seperti dahi, pipi dan hidung. Saya pikir mungkin kandungan masker nya sedang bekerja pada area wajah saya yang bermasalah. Ada satu hal yang membuat saya cukup amazed setelah pemakaian pertama, komedo saya langsung banyak yang muncul keluar sehingga mudah bagi saya untuk membershkannya. Ah, saya senang sekali saat itu. Di dalam hati saya membatin, 'canggih juga nih ini masker', hehe.


Tidak hanya komedo yang langsung keluar, beruntusan pada bagian dahi saya pun mulai mengempes. Mungkin ini karena kandungan Mugwort, Chlorophyllin serta Niacinamide pada Herbalism Mugwort Mask yang membantu mengurangi peradangan dan memperlambat pertumbuhan jerawat.



Efek lain yang saya rasakan pada kulit wajah saya setelah menggunakan Herbalism Mugwort Mask adalah kulit wajah saya terasa lebih lembab dan kenyal. Bagian dagu pada wajah yang cenderung sensitif dan kering menjadi lebih lembab dari biasanya. Wajah saya juga terlihat lebih cerah dan agak glowing serta terasa lebih kenyal dari biasanya (ini benar-benar membuat saya surprise sih karena efeknya terhitung cepat pada kulit saya :)) Hal ini menandakan kalau komposisi Bamboo CharcoalGluthatione, Green Tea Powder serta Galactosyl Salicylate yang terkandung di dalam Herbalism Mugwort Mask bekerja dengan baik.


Minggu ke-4 menggunakan Herbalism Mugwort Mask, jujur saya semakin jatuh cinta pada masker keluaran dari Scarlett ini. Sayangnya saya tidak sempat mengambil gambar before after komedo dan beruntusan pada wajah saya secara detail padahal menurut saya Herbalism Mugwort Mask sangat bekerja untuk mengatasi permasalahan kulit wajah saya.


Jika saya ditanya apakah akan melakukan re-buy untuk Herbalism Mugwort Mask, maka jawabannya adalah yap, InsyaAllah saya mau rutin pakai maskernya terus :)) Kalau nanti saya akan rebuy, saya tinggal langsung menghubungi admin Scarlett atau ke Official Shop Scarlett di Shoppe melalui linktr.ee Scarlett, dan saya tidak perlu bingung untuk memberi info kepada teman-teman mama, keluarga dan sahabat saya untuk harga produk Scarlett jika ada yang bertanya karena semua produknya sama di kisaran Rp 75,000 saja :)


By the way, teman-teman ada yang juga sudah coba pakai Sacrlett Herbalism Mugwort Mask? Yuk, cerita juga bagaimana pengalamannya sewaktu menggunakannya :)


Semoga bermanfaat ya :)


















A Note To My Self: BAPER

| on
December 08, 2021


Assalamu'alaikum.

Halo!


Baper. 


Jadi orang jangan baperan dong! Atau, duh apa aku yang terlalu baper ya? 


Baper, sepertinya seseorang tuh tidak boleh sekali merasa baper. Hari ini saya chat panjang sekali dengan adik saya. Dia sih yang chat panjang duluan,ahaha. Kami mengobrol panjang sekali sampai-sampai setelahnya saya beli es krim untuk menetralkan hati dan pikiran yang kayaknya penuh sekali :') 


Inti chat kami, yah soal baper salah satunya. Apa aku yang terlalu baper ya, kurang lebih seperti itu. Saya sendiri kadang suka kesal sama kalimat 'jangan baper' atau 'aku aja kali yang baper'. 


Apakah setidak boleh itu kita terbawa perasaan diri sendiri, pada emosi yang dirasakan? Padahal perasaan itu, emosi itu tidak minta apa-apa. Hanya minta kita terima dengan senang hati.


Dari kelas basic parenting yang saya ikuti tempo hari, pada dasarnya ada 5 macam emosi dominan yang sering kita rasakan (waktu itu dalam konteks sebagai orang tua namun menurut saya ini juga cukup valid dalam konteks sebagai individu). 5 emosi dominan itu adalah marah, khawatir, merasa todak enakan, merasa bersalah, dan ingin dipuji. 


Dan saat kondisi atau momen dimana emosi dominan kita sedang keluar, sebenarnya ya tidak apa-apa. Namun, akhirnya menjadi apa-apa karena dianggap baper saat emosi yang kita rasakan itu tidak diterima oleh lingkungan sekitar bahkan diri kita sendiri. Padahal, kalau mau legowo, dan menerima dengan senang hati, tidak ada 15 menit juga akan hilang pelan-pelan emosinya :') 


Saya sendiri sebenarnya cukup struggling dengan istilah baper karena saya memiliki perasaan yang sensitif dalam menyikapi sesuatu. Saya pun tidak suka menjadi orang yang sensitif karena being sensitif sangat melelahkan dan membuat saya hanya punya sedikit teman. Saya menjadi sangat berhati-hati dalam pergaulan. Setiap kalimat yang saya tulis atau saya ketik disusun dengan sangat hati-hati  sehingga tidak jarang menjadi kalimat-kalimat yang kadang terkesan kaku. Semua itu karena saya terlalu takut untuk menyinggung perasaan seseorang, karena saya tau bagaimana sedihnya jika kita merasa tersinggung.


But, here i am now. Saya mencoba untuk menerima rasa sensitif itu dan berusaha menyampaikan apa yang saya rasakan kepada orang-orang di sekitar saya. Saya mencoba mengakui bahwa, yes i'm a sensitif person so it's ok. Dan ternyata orang lain pun pada akhirnya dapat belajar untuk memahami diri saya. Seandainya sewaktu-waktu saya memberi respon yang berlebihan terhadap suatu kejadian (misalnya saya sampai menangis seharian) bagi keluarga saya itu adalah hal yang wajar-wajar saja, hehehe.


Di sisi lain, selain menjadi belajar menerima perasaan diri sendiri, saya juga belajar untuk menerima perasaan orang lain. Ada satu anggota keluarga saya yang tergolong acuh tak acuh. Setiap kali berhubungan dengannya, saya mencoba menetralisir perasaan sensitif yang saya punya. Saya tidak dapat memaksa seseorang untuk menjadi peka terhadap saya. Saya hanya bisa mengontrol apa yang saya rasakan. Kalaupun ternyata sulit, saya memilih untuk lebih baik jarang bertemu dengannya, hehehe.


Begitu pula dengan kehidupan pertemanan yang saya punya. Semakin kesini rasanya dunia pertemanan saya semakin sepi. Awalnya sulit bagi saya untuk menerima kondisi ini, namun, pada akhirnya saya merasa cukup nyaman. Saya mulai percaya bahwa suatu hubungan pertemanan yang sehat bukan dari berapa banyak teman yang dimiliki namun seberapa berkualitas hubungan pertemanan itu, bukan sering tidaknya untuk saling bertemu, namun sering tidaknya untuk saling mendukung. Termasuk menerima emosi dan perasaan dominan yang dimiliki masing-masing.


Semoga pada akhirnya semua mau belajar saling menerima dan memahami, jadi nanti istilah baper sudah tidak perlu digunakan lagi, imho :) 


#mamayayasharingthoughts

Semoga bermanfaat ya :)




REVIEW SCARLETT HERBALISM MUGWORT MASK DAN SERIOUSLY SOOTHING & HYDRATING GEL MASK

| on
November 29, 2021

 


Assalamu'alaikum.

Halo!

 
Di kala musim penghujan begini, saya lebih suka menghabiskan waktu di rumah, main sama anak, beres-beres pekerjaan yang tertunda dan melakukan me time tipis-tipis supaya jiwa mama tetap bisa tenang dan kalem hehe. Kalau teman-teman mama bagaimana? Ada yang sama juga ga, jadi lebih suka menghabiskan waktu di rumah di kala musim penghujan? :)


Ngmong-ngomong soal me time mama di rumah, baru-baru ini saya penasaran ingin mencoba memakai masker untuk perawatan wajah sebagai pengisi waktu me time. Duh pasti pada membatin ya, kemana aja woi baru mau coba pakai masker? :') Memang begitulah adanya :') Saya termasuk yang jarang sekali pakai masker wajah. Dulu sih pernah tapi itu juga sudah lama sekali.


Saya perhatikan beberapa waktu belakangan masker wajah tuh semakin happening. Memakai masker untuk perawatan wajah juga ternyata banyak manfaatnya untuk kesehatan kulit wajah. Dari artikel yang saya baca, ada beberapa manfaat yang kita dapatkan dengan rutin menggunakan masker untuk wajah, diantaranya:


1. Masker wajah dapat memberi nutrisi untuk kulit dengan kandungan vitamin dan bahan-bahan lain yang terkandung di dalamnya.


2. Membantu membersihkan wajah secara menyeluruh. Bagi teman-teman mama yang cukup sering menggunakan make-up untuk berkegiatan sehari-hari, masker wajah cukup membantu untuk membersihkan sisa-sisa make up yang masih menempel di kulit wajah :)


3. Menggunakan masker wajah dapat membantu melembabkan kulit wajah.
Nah, untuk yang punya masalah dengan kulit wajah yang cenderung kering, menggunakan masker wajah dapat membantu membuat wajah lebih lembab dan terlihat lebih sehat.

4. Masker wajah dapat membantu proses eksfoliasi kulit atau mengangkat sel-sel kulit mati untuk mengembalikan keremajaan kulit.




5. Untuk mengencangkan kulit wajah
Memasuki usia 30 something, biasanya mulai muncul sedikit kerutan-kerutan halus pada kulit wajah. Belum lagi jika sering terpapar radiasi atau sinar biru dari gawai, yang berisiko membuat kerutan di sekitar mata muncul lebih awal. Dengan rutin menggunakan masker wajah, akan membantu kulit wajah lebih kencang dan kenyal sehingga wajah akan nampak lebih awet muda.

6. Membantu mencerahkan kulit wajah
Sudah menjadi rahasia umum jika masker wajah dapat membantu mencerahkan kulit wajah. Menurut saya ini logis sekali sih, karena dengan menggunakan masker wajah, sel-sel kulit mati yang menjadi penyebab wajah terlihat lebih kusam akan terangkat bersama masker yang dibersihkan. Secara tidak langsung, kulit akan terlihat lebih bersih dan cerah setelahnya :)

7. Megurangi masalah kulit
Untuk yang punya masalah dengan kulit sensitif, masker wajah dapat membantu mengurangi masalah kulit seperti kulit yang rentan iritasi, kemerahan atau sunburn. Dengan menggunakan masker wajah, kulit akan mendapatkan sensasi yang menenangkan sehingga resiko kulit  sensitif dan bermasalah menjadi lebih berkurang. Untuk masker wajah yang digunakan sebaiknya pilih yang aman untuk kulit yang sensitif ya :)

Dari ketujuh manfaat masker diatas, saya jadi sadar kalau perawatan untuk kulit wajah yang sehat itu tidak hanya dari rangkaian skincare yang digunakan sehari-hari saja, namun dapat didukung juga dengan menggunakan masker wajah. Alhasil, saya mencoba mencari masker wajah yang kira-kira cocok untuk kulit wajah saya. Saya penasaran banget ingin mencoba menggunakan masker setelah sekian lama hehe..


Pas sekali, baru-baru ini, Scarlett Whitening mengeluarkan dua jenis produk masker terbarunya, Herbalism Mugwort Mask dan Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask. Sebagai pengguna rutin produk dari Scarlett Whitening, tentu saya tidak ingin ketinggalan untuk mencoba kedua produk keluaran terbaru dari Scarlett Whitening tersebut hehe.


Dari ke BM an saya, akhirnya dua produk masker dari Scarlett Whitening, Herbalism Mugwort Mask dan Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask, saya coba pakai. Nah, bagaimana pengalaman saya mencoba kedua produk masker terbaru dari Scarlett Whitening setelah dua minggu terakhir? Kita coba ulas satu-persatu  di blog post kali ini yaa :)




Oh iya sebelum mulai mengulas tentang Herbalism Mugwort Mask dan Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask, saya mau berbagi tips untuk pemakaian kedua masker tersebut akan lebih maksimal jika sebelumnya teman-teman mama membersihkan wajah menggunakan Brightening Facial Wash dari Scarlett Whitening. Untuk Brightening Facial Wash sudah pernah saya ulas disini ya :)


Berdasarkan pengalaman saya menggunakan Brightening Facial Wash Scarlett, facial wash ini sangat ringan, tidak begitu banyak busa (ini tanda kalau produknya tidak mengandung detergen). Meski tidak banyak busa, Brightening Facial Wash dapat membuat kulit wajah saya terasa lebih lembab. Wajah saya tergolong jarang berjerawat namun dalam penggunaan produk facial wash, kulit wajah saya cenderung sensitif dan mudah kering serta iritasi di beberapa daerah terutama sekitar bibir jika tidak cocok.


Selama menggunakan Brightening Facial Wash -/+ 4 bulan belakangan Alhamdulillah saya tidak mengalami iritasi atau kulit wajah kering sedikitpun :) Bulan ini Brightening Facial Wash Scarlett yang saya gunakan masuk hitungan botol ke -3. Jika dilihat dari harga dan ukuran kemasan Brightening Facial Wash dengan botol 100 ml, maka 3 botol dalam 4 bulan tergolong hemat bagi saya.




Begitulah kira-kira sekilas pengalaman saya dalam menggunakan Scarlett Brightening Facial Wash. Selanjutnya kita ulas Herbalism Mugwort Mask dan Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask dari Scarlett Whitening ya :)






Herbalism Mugwort Mask Scarlett adalah masker pertama yang saya coba. Kalau dilihat dari teksturnya, masker ini tergolong ke dalam clay mask (cmiiw) yang setelah diaplikasikan ke kulit wajah ia akan mengering setelah didiamkan beberapa saat. Clay Mask biasanya memiliki manfaat untuk menyerap minyak dari kulit, membersihkan kulit dari kotoran selalu kulit mati serta mencegah munculnya jerawat dan komedo.




Kandungan utama Herbalism Mugwort Mask Scarlett adalah tanaman Mugwort atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan daun baru cina.


Common Ingredients

Mugwort Extract, Vitamin C, Glutathione, Niacinamide, Bamboo Charcoal, Allantion, Chlorophyllin, Green Tea Powder, Enkapsulasi Salicylate, Galactosyl Salicylate.


Manfaat:


Mugwort Extract: Kaya akan vitamin E sehingga membantu menghidrasi dan menenangkan kulit. Mugwort juga berfungsi sebagai anti inflamasi yang dapat membantu meredakan peradangan pada kulit yang berjerawat.


‌Vitamin C: Kandungan vitamin C membantu mengurangi kemerahan yang diakibatkan paparan sinar UV-B sekaligus menyamarkan hiperpigmentasi sehingga dapat mencerahkan kulit, mengurangi tanda-tanda penuaan serta dapat melawan radikal bebas.


‌Glutathione: membantu kulit lebih cerah dan lembab.


‌Niacinamide: membantu merawat kulit berjerawat dan iritasi, mampu menyamarkan pori-pori serta mengatur produksi minyak pada wajah dan memudarkan bekas-bekas jerawat.


‌Bamboo Charcoal: membantu menyerap minyak berlebih dan berfungsi sebagai natural exfoliator yang mampu mengangkat sel kulit mati dari permukaan kulit serta membersihkan pori-pori sehingga wajah menjadi lebih cerah.


‌Chlorophyllin: berfungsi sebagai anti inflamasi dan anti bakteri yang dapat membantu mengurangi peradangan dan memperlambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat.


‌Green Tea Powder: membantu mengurangi tanda-tanda penuaan kulit dan sifat antioksidan pada Green Tea dapat membantu melawan radikal bebas serta cocok digunakan untuk kulit wajah yang berminyak dan berjerawat karena membantu untuk mengurangi kadar minyak dan melawan bakteri penyebab jerawat.


‌Allantoin: dapat membantu menghidrasi kulit,  mempercepat penyembuhan luka dan menghaluskan kulit.


‌Enkapsulasi Salicylate: Salicylic Acid yang di enkapsulasi dapat lebih mudah masuk ke dalam pori-pori wajah untuk membantu mengontrol minyak berlebih dan membantu merawat kulit yang berjerawat.


‌Galactosyl Salicylate: sebagai antiseborrheic yang sifatnya melembabkan sehingga wajah tidak terasa kering saat menggunakan Herbalism Mugwort Mask.


Jenis tipe kulit yang cocok menggunakan Herbalism Mugwort Mask: kulit berminyak, normal, rentan berjerawat, cenderung kering, sensitif dan kulit kombinasi.


Kemasan


Herbalism Mugwort Mask Scarlett dikemas di dalam jar plastik kehijauan dengan tutup bulat putih berukuran 100 gram. 





Jika kita membuka tutup jar nya, kita akan menemukan tutup putih dengan embos SCARLETT beserta spatula putih untuk memudahkan kita menyendokkan masker ke wajah kita. Awalnya saya sempat mengira Herbalism Mugwort Mask ini tidak disertai dengan spatula sehingga saya sudah sedia spatula sendiri hehe. Eh, ternyata spatula nya sudah dikasih juga :))





Sedangkan untuk packaging luar Herbalism Mugwort Mask, menggunakan kotak berukuran 7,5cm x 7,5 cm x 5 cm. Kotak kemasan ini terbuat dari karton yang cukup kuat walaupun tidak begitu tebal. Bahannya kurang lebih sama dengan packaging dari Scarlett Face Care Series. 




Meski tidak begitu tebal, kemasan ini saya terima dengan utuh tanpa peyok sedikitpun karena dalam pengemasan untuk pengiriman kotak ini dibungkus dengan bubble wrap yang cukup rapat.




Oh iya sama seperti produk Scarlett yang lainnya, Herbalism Mugwort Mask juga dilengkapi dengan stiker hologram Scarlett sebagai tanda keaslian produknya :)


Cara Pakai


Cara pakai Herbalism Mugwort Mask simpel sekali. Teman-teman mama cukup membersihkan wajah lebih dulu dengan Scarlett Brightening Facial Wash. Setelah wajah kering, teman-teman bisa mengambil sedikit Herbalism Mugwort Mask menggunakan spatula lalu mengoleskannya ke wajah teman-teman mama. Setelah mengambil masker dengan spatula, biasanya saya lanjutkan dengan meratakan masker ke seluruh wajah menggunakan kuas silikon.




Setelah masker sudah cukup rata pada wajah, kita tinggal menunggu 15-20 menit sampai masker cukup kering, lalu dibilas deh dengan air :) Teman-teman mama dapat melanjutkan perawatan dengan menggunakan rangkaian Scarlett Whitening Face Care.


Saran penggunaan Herbalism Mugwort Mask cukup 1-2 kali seminggu. Sebelum memakai sebaiknya coba pakai sedikit lebih dulu di belakang telinga atau bawah siku untuk mengetahui apakah ada reaksi alergi atau tidak mengingat Herbalism Mugwort Mask terbuat dari bahan herbal yang mungkin dapat menimbulkan reaksi alergi pada beberapa orang :)


Saat menggunakan Herbalism Mugwort Mask disarankan  untuk menggunakan secukupnya dan hindari untuk menggunakan dalam jumlah berlebihan agar minyak alami di kulit tidak ikut terserap oleh masker.


Tekstur, Wangi dan Warna


Herbalism Mugwort Mask memiliki tekstur seperti cream yang lembut. Creamnya berwarna kehijauan sedangkan dari wanginya tercium wangi green tea yang samar. 




Wangi yang samar ini jadi salah satu alasan mengapa saya suka dengan produk perawatan wajah dari Scarlett. Wangi yang samar membuat penciuman saya merasa nyaman saat mengaplikasikan masker ke wajah saya.




Experience


Pertama kali menggunakan Herbalism Mugwort Mask, saya merasa ada beberapa bagian di kulit saya yang agak bereaksi seperti sedikit mengencang. Saat itu saya ingat betul wajah saya dalam kondisi yang agak bermasalah karena komedo muncul semua dan dahi saya agak beruntusan. Sepertinya karena pola makan dan pola tidur saya yang agak berantakan belakangan ini.




Setelah pemakaian pertama, saya amazed karena komedo di hidung saya semakin keluar. Wah begitu selesai membersihkan masker, saya langsung cabut-cabut komedo saya. Puas sekali rasanya haha.


Saat pemakaian Herbalism Mugwort Mask kali kedua, sensasi yang saya rasakan agak berbeda. Rasa kencang-kencang seperti kali pertama sudah tidak begitu saya rasakan. Hidung saya sudah lebih halus, dan beruntusan di dahi saya mulai berkurang. Saya juga merasa wajah saya jauh lebih lembab dari biasanya. Oh ya saat membilas masker dengan air, ada tekstur sedikit licin yang saya rasakan pada wajah saya. Mungkin inilah yang membuat wajah saya menjadi lebih lembab.








Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask adalah masker kedua Scarlett yang saya coba. Dari namanya sudah ketahuan kalau Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask ini adalah masker gel yang dalam pengaplikasiannya saat didiamkan beberapa menit tidak begitu mengering seperti Herbalism Mugwort Mask yang berjenis clay mask.


Common Ingredients

Seven Berry Extract, Grape Fruit Water, Ginseng Extract, Centella Asiatica, Rose Flower Water, Allantoin, Niacinamide, Vitamin C


Manfaat:

Seven Berry Extract:
Blackberry: membantu menghidrasi kulit.
Blackcurrant: membantu meredakan peradangan
Blueberry: kaya akan anti oksidan untuk membantu melawan radikal bebas.
Raspberry: membantu meningkatkan produksi kolagen.
Cranberry: membantu mencerahkan dan membuat kulit tmapak bersinar.
Acai Berry: membantu mencegah tanda-tanda penuaan dini.
Strawberry:membantu mengangkat sel-sel kulit mati sehingga dapat membantu mencerahkan kulit.

Ginseng Extract: membantu meningkatkan produksi kolagen dan menyeimbangjan kadar minyak pada kulit serta anti inflamasi.


Allantoin: membantu menghidrasi kulit dan mempercepat penyembuhan luka serta menghaluskan kulit.


Centella Asiatica Extract: membantu menenangkan kulit dan mengatasi kulit kering, kemerahan dan iritasi.


Grape Water: membantu menjaga kulit agar tetap terhidrasi.


Rose Water: membantu menenangkan dan mengurangi peradangan pada kulit serta menyamarkan pori-pori.


Watermelon Extract: mengandung vitamin A, C dan Lycopene yang mampu menyangkal radikal bebas. Kandungan air yang tinggi pada semangka dapat berperan menjadi pelembab alami untuk menjaga kelembaban kulit.


Sea Cucumber: mengandung peptide dan linoleic acid untuk menjaga dan memperbaiki kulit yang rusak.


Rosa Gallica: sumber vitamin C yang membuat kulit tampak bercahaya.


Kemasan




Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask dikemas di dalam kemasan jar plastik yang serupa dengan Herbalism Mugwort Mask, yang menjadi pembeda hanyalah warna jar Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask berwarna putih susu. Untuk tutup ulir, tutup bagian dalam dan spatula mini nya sama dengan Herbalism Mugwort Mask.





Sedangkan packaging luar Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask juga menggunakan kotak karton yang ukurannya sama seperti Herbalism Mugwort Mask. 




Yang menjadi pembeda hanyalah jika Herbalism Mugwort Mask kemasannya berwarna putih-mint, maka Seriously Soothing &Hydrating Gel Mask berwarna putih-fuschia.


Cara Pakai


Cara pakai Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask sama seperti Herbalism Mugwort Mask, digunakan setelah kita membersihkan wajah  dan diaplikasikan saat kondisi wajah kering dan bersih. Ambil masker secukupnya dengan mini spatula lalu oleskan ke wajah secara merata. Saat meratakan masker pada wajah, saya kembali menggunakan kuas silikon untuk mendapatkan hasil yang lebih merata :)




Setelah masker merata ke seluruh wajah, cukup diamkan wajah dan tunggu selama 15-20 menit sampai masker dapat benar-benar terserap ke dalam kulit. Saat masker mulai terasa agak mengering, bilas wajah dan bersihkan . Selanjutnya perawatan dapat dilanjutkan dengan mengaplikasikan rangkaian face care Scarlett Whitening.


Saran pemakaian untuk Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask juga kurang lebih sama dengan Herbalism Mugwort Mask yaitu cukup 1-2 kali seminggu. Sebelum diaplikasikan ke wajah juga disarankan untuk melakukan tes lebih dulu pada kulit bagian belakang telinga atau siku bagian dalam untuk mengetahui apakah ada reaksi alergi atau tidak saat menggunakannya.


Tekstur, Wangi dan Warna


Dari namanya, Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask, langsung ketahuan ya kalau masker ini bertekstur gel :) Seriously Soothing & Hydrating Gel bertekstur gel berwarna orange cenderung gelap dengan potongan-potongan kecil seperti buah atau kulit buah jeruk (saya tidak tahu pasti, tapi pas lihat saya jadi teringat dengan kulit jeruk yang ada di kue kue hehe).





Nilai plus nya, meski memiliki tekstur seperti gel, masker ini tidak lengket dan sangat nyaman saat diaplikasikan ke wajah.




Saat mengaplikasikan Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask akan tercium wangi buah-buahan kombinasi dari berry, anggur dan semangka yang menyegarkan.





Experience

Pertama kali menggunakan Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask jujur saya suka sekali dengan sensasi sejuk, dingin dan menenangkan yang saya rasakan. Karena bertekstur gel, maka Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask terasa sedikit lebih ringan jika dibandingkan dengan Herbalism Mugwort Mask.




Masker ini memberikan efek kenyal dan lembab ke kulit wajah, yang menurut saya efeknya juara sih. Setelah pakai 2 kali, saya merasa wajah saya sangat lembab dan lebih glowing dari biasanya. Pori-pori di hidung saya jadi lebih mengecil dan terlihat lebih halus dari biasanya. Karena pori-pori di hidung saya mengecil dan halus, maka wajah saya menjadi lebih bersih :)


Ini adalah foto perbandingan kulit wajah saya sebelum dan sesudah menggunakan Herbalism Mugwort Mask dan Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask :)




(Foto ini saya ambil di waktu pagi hari, dengan warna bergo yang sama untuk menunjukkan ada tidaknya perbedaan setelah pemakaian masker selama 2 minggu)


Terlihat ada perbedaan ya dari sebelum pakai. Awalnya wajah saya cenderung kering dan sedikit pucat, nah setelah menggunakan Herbalism Mugwort Mask dan Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask, wajah saya lebih terlihat segar ya :) Sayangnya saya tidak sempat mengambil gambar before dan after komedo di hidung saya :( Padahal efek masker untuk membersihkan komedo bekerja pada wajah saya.

After all, inilah pengalaman saya dalam menggunakan Herbalism Mugwort Mask dan Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask dari Scarlett. Jujur untuk produk Scarlett yang saya pakai selama ini semuanya cocok dan membuat kulit saya terlihat lebih sehat. Saya juga tidak ragu untuk mencoba setiap kali ada produk Scarlett yang baru di launching karena semua produk Scarlett sudah terdaftar di BPOM, non-animal tested, dan yang paling terbaru, sudah teregistrasi tidak mengandung Merkuri dan Hydroquinone yang mempunyai efek yang kurang baik untuk kulit.




Jika saya ditanya lebih suka pakai Herbalism Mugwort Mask atau Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask, maka jawabannya saya suka keduanya, hehe. Keduanya punya manfaat dan kandungan yang berbeda untuk kesehatan kulit. Keduanya juga worth to try menurut saya :)


Jika teman-teman mama ada yang tertarik ingin mencoba Herbalism Mugwort Mask atau Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask Scarlett, keduanya dapat diorder di linktr.ee Scarlett_Whitening  dengan kisaran harga Rp 75,000 per item nya.


Oh ya, omong-omong soal me time, kegiatan memakai masker ini lumayan merecharge ulang energi saya. Saya jadi lebih bersemangat untuk kembali beraktifitas. Bagaimana dengan teman-teman mama, biasanya mengisi me time dengan melakukan aktifitas apa? Atau ada yang juga sama dengan saya, mencoba pakai masker dan kebetulan masker nya juga sana dari Scarlett? Yuk cerita pengalamannya sama-sama disini :)


Semoga bermanfaat ya :)