SEMANGGI, SI RUMPUT KECIL DARI HUTAN YANG KAYA MANFAAT

| on
February 18, 2020

Semanggi yang dibuat pecel menjadi ikon kuliner Jawa Timur
 Halo!

Apa yang ada di benak teman-teman mama kalau diminta membayangkan tentang hutan dan seisinya? Kalau saya sendiri pasti langsung terbayang aroma pepohonan dengan udara yang cenderung hangat dan lembab dipadu dengan sayup-sayup suara serangga sekaligus kicauan burung yang merdu. Teringat pengalaman masa lalu saya ketika menjelajah hutan untuk kali pertama. Saya seorang anak ABG yang saat itu adalah anggota PMR dibawa orientasi oleh kakak-kakak senior ke sebuah hutan di daerah Manado, Sulawesi Selatan. Rasanya sangat campur aduk, antara berusaha menjadi pemberani (karena sebenarnya cukup takut) dan takjub akan indahnya alam di dalam hutan.

Salah satu sudut di hutan Trawas, Mojokerto
source: dok. pribadi

Pengalaman penjelajahan saya ke hutan terus berlanjut saat saya duduk di bangku SMA, saya dan teman-teman sekelas mengikuti program pelestarian lingkungan hidup di daerah Trawas, Mojokerto. Lalu, saat menjadi mahasiswa, saya pernah kembali masuk ke hutan dalam rangka orientasi sebagai calon panitia Masa Orientasi Bersama (semacam Ospek kala itu). Ketika bekerja di sebuah perusahaan asuransi pun, saya pernah hash bersama teman-teman sekantor, dan kembali menjelajah hutan di daerah Trawas, Mojokerto. Pengalaman-pengalaman tersebut membuat saya sangat menyukai saat-saat menjelajah ke dalam hutan.
Atmosfir udara di dalam hutan masih sangat bersih. Pepohonan yang rindang, suara-suara kicauan burung dan satwa liar lainnya berpadu dengan gemericik air bening yang mengalir menyusuri sungai-sungai kecil di dalam hutan, MasyaAllah indahya.

Hutan di Indonesia

Hutan di Indonesia sendiri sangat luas hingga mencapai 120,601,155,73 hektare (Badan Pusat Statistik, 2017) yang menyimpan banyak potensi energi mikrobiologi yang sangat diperlukan dunia. Hutan tropis di Indonesia juga sangat kaya akan keanekaragaman hayati yang menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara dengan keanekaragaman hayati tertinggi di dunia.

Hutan di daerah Prigen, Jawa Timur
source: dok. pribadi

Ratusan gigaton karbon yang tersimpan di dalam hutan Indonesia memegang peranan penting dalam menjaga kestabilan iklim di dunia. Hutan Indonesia adalah tempat bergantungnya kehidupan dari jutaan bahkan puluhan juta masyarakat Indonesia. Baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari ataupun yang bekerja di sektor pengolahan kayu. Beragam hasil hutan dikonsumsi untuk kebutuhan pangan sehari-hari ataupun untuk memenuhi kebutuhan lainnya.

Sedihnya, di 50 tahun terakhir hutan di Indonesia semakin berkurang hingga puluhan juta hektar. Deforestasi adalah salah satu penyebab utamanya. Penebangan liar untuk keperluan industri sampai pembakaran untuk membuka lahan perkebunan seperti kelapa sawit adalah wujud dari deforestasi hutan di Indonesia.
Setiap tahun Indonesia harus kehilangan hutan hingga jutaan hektar akibat deforestasi. 
Hilangnya hutan tentu seiring dengan hilangnya keanekaragaman hayati di dalamnya serta beragam sumber pangan yang padat gizi yang berasal dari hutan. Ekosistem tak lagi seimbang, masyarakat pun mulai lupa akan fungsi hutan :(

Hutan sebagai Sumber Pangan

Rusaknya hutan di Indonesia membuka mata kita untuk lebih peduli akan kelestarian alam hutan. Beberapa tahun belakangan, kita sebagai generasi milenial, mulai sadar akan pentingnya pola hidup yang berkelanjutan (sustainable living) yang lebih ramah terhadap lingkungan dan alam sekitar. Salah satunya dengan mengonsumsi makanan yang lebih sehat dan padat gizi. Berhubung saya adalah seorang ibu, hal ini juga tentu menjadi perhatian saya terutama dalam menyediakan makanan untuk keluarga di rumah.

Hutan-hutan di Indonesia sangat kaya akan sumber pangan yang dapat kita konsumsi untuk kebutuhan sehari-hari. 

Penerapan pola hidup bekelanjutan dan beragamnya sumber pangan yang berasal dari hutan adalah dua hal yang saling berkaitan dan berkesinambungan. Sadarnya kita untuk hidup yang lebih sehat tentu dapat seiring dengan sadarnya kita untuk menjaga kelestarian alam hutan karena beragam sumber pangan sehat dapat kita konsumsi dari hutan. Ragam sumber pangan yang dapat kita konsumsi tersebut diantaranya seperti umbi-umbian, tepung-tepungan, jamur, tumbuhan paku-pakuan, biji-bijian, kacang-kacangan, rempah-rempah, sumber protein hewani seperti ikan dan daging, sampai tanaman obat tradisional yang kesemuanya dapat kita olah menjadi menu makan sehat untuk dikonsumsi sehari-sehari.

Semanggi, Salah Satu Bahan Pangan dari Hutan

Di dalam hutan Indonesia, kita akan sangat mudah menemukan beragam tumbuhan paku-pakuan. Nah, salah satu diantara tumbuhan paku-pakuan tersebut adalah semanggi. Semanggi (Marsilea Crenata), si rumput kecil berbentuk hati ini biasanya tumbuh di bawah tanah atau di pinggiran aliran sungai.

Semanggi daratan
source: dok.pribadi

Populasi semanggi dapat dengan mudah kita temukan di kaki gunung ataupun sekitar persawahan bergantung dari jenisnya. Semanggi dengan tipe daun mengapung (floating leaves) dan tenggelam (submerged leaves) biasanya hidup di air, sedangkan semanggi yang hidup di daratan adalah semanggi dengan tipe daun  aerial leaves. Semanggi yang juga dikenal dengan clover ini sangat mudah ditemukan di hutan Indonesia karena tergolong kosmopolit dan merupakan salah satu alternatif bahan makanan yang dapat kita konsumsi seandainya kita sedang tersesat di dalam hutan. Sedangkan untuk konsumsi sehari-hari, semanggi dapat dibuat lalapan ataupun pecel. Meski terlihat sebagai tumbuhan yang kecil, ternyata semanggi punya segudang manfaat untuk kesehatan tubuh kita karena mempunyai kandungan gizi yang cukup tinggi.

Manfaat Semanggi
source: dok. pribadi

Beberapa kandungan gizi pada semanggi yang bermanfaat bagi tubuh kita, antara lain:
  • Mengandung mineral seperti fosfor dan kalium yang bermanfaat untuk kesehatan tulang dan mencegah osteoporosis.
  • Mengandung Vitamin C dan Beta karoten yang berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan menjaga kesehatan kulit.
  • Mengandung alkaloid yang berfungsi sebagai antioksidan di dalam tubuh.
  • Mengandung flavonoid yang berfungsi untuk kesehatan jantung dan menurunkan kadar gula darah.
  • Mengandung streoid yang berfungsi sebagai anti bakteri dan dapat digunakan untuk membantu meredakan rasa sakit.
  • Mengandung isovlavon yang berfungsi untuk meningkatkan fungsi hormon estrogen pada wanita
Ternyata daun semanggi yang berukuran kecil ini punya segudang manfaat bagi tubuh kita ya. Tidak heran, selain untuk konsumsi sehari-hari, beberapa jenis daun semanggi juga dimanfaatkan sebagai obat herbal untuk menyembuhkan beberapa penyakit seperti susah buang air kecil, asma dan radang tenggorokan serta untuk menyembuhkan bekas luka. Untuk pengobatan, daun semanggi cukup direbus dengan air, lalu diminum.

Pecel Semanggi

Di Surabaya, Jawa Timur ada salah satu makanan khas yang menjadi favorit saya yang bahan baku nya berasal dari semanggi. Adalah pecel semanggi yang menjadi salah satu ikon kuliner di Surabaya. Saya pribadi sangat suka karena pecel semanggi agak berbeda dengan pecel lain pada umumnya. Di Surabaya, pecel semanggi biasanya dijual oleh ibu-ibu paruh baya lengkap dengan jarit dan selendangnya.

Bumbu pecel semanggi sangat khas karena terbuat dari singkong yang dihaluskan bersama terasi, petis, cabai, kacang tanah dan bumbu lainnya. Rasanya sangat unik, cenderung manis, berbeda dengan bumbu pecel pada umumnya yang terbuat dari kacang tanah.

Kali pertama saat saya mencicipi pecel semanggi adalah ketika saya masih bekerja di daerah Surabaya Kota, kira-kira 7 tahun yang lalu.  Waktu itu, seorang ibu paruh baya datang menjajakannya ke kantor tempat saya bekerja.

Pecel Semanggi dengan Pincuk
source: dok. pribadi

Semanggi Disiram dengan Bumbu
source: dok.pribadi

Pertama kali mencicipi semanggi jujur saya agak kaget dengan rasanya yang unik. Saya pikir bumbu pecel yang berwarna coklat cenderung pekat serupa dengan bumbu rujak cingur. Namun ternyata rasanya sangat berbeda, mungkin karena memang bumbu pecelnya dibuat dari ubi yang dihaluskan. Rasanya enak juga, pikir saya saya waktu itu.

Seporsi Pecel Semanggi
source: dok. pribadi

Biasanya seporsi pecel semanggi tradisional disajikan dengan menggunakan pincuk (daun pisang yang dibentuk kerucut). Nah, kalau pecel pada umumnya disajikan bersama rempeyek sebagai pelengkap, pecel semanggi disajikan bersama kerupuk puli (kepuruk dari beras) dengan ukuran persegi yang cukup lebar.

Menyendok Pecel Semanggi dengan Kerupuk
source: dok.pribadi

Sangat unik karena meski tanpa sendok pun, kita tetap dapat menikmati pecel semanggi dengan kerupuk sebagai sendoknya.  Sayangnya, seiring berjalannya waktu, pecel semanggi sempat menjadi langka. Konon karena bahan baku daun semanggi yang semakin sulit untuk didapatkan. Bisa menikmati seporsi pecel semanggi adalah sebuah privilege kala itu.

Ibu Isniah, Penjual Pecel Semanggi dari Kampung Benowo Surabaya
source: dok. pribadi

Menyadari semakin langkanya pecel semanggi yang merupakan ikon kuliner Surabaya, pemerintah kota Surabaya bersama masyarakat Surabaya bekerja sama untuk menjaga kelestarian pecel semanggi. Di Surabaya ada satu kampung khusus bernama kampung Semanggi, Benowo dimana sebagian besar warganya berjualan pecel semanggi. Sekarang tidak lagi sulit untuk menemukan penjual pecel semanggi di Surabaya dan sekitarnya. Terkadang ibu-ibu penjaja pecel semanggi dapat dengan mudah kita temukaan saat car free day di Surabaya. Rasa pecel semanggi yang khas dan unik patut dicoba jika teman-teman mama sedang berkunjung ke Surabaya.
Selain mendapatkan pengalaman mencicipi rasa unik dari pecel semanggi, teman-teman mama juga pastinya akan mendapatkan segudang manfaat untuk kesehatan tubuh dengan mengonsumsi seporsi pecel semanggi. Selain dari kandungan gizi daun semanggi itu sendiri, pecel semanggi juga kaya akan serat karena selain daun semanggi, pecel semanggi juga dihidangkan bersama kecambah, dan bunga turi dan kacang panjang. 
Cara masak sayuran dengan direbus dan komposisi beragam sayuran di dalam pecel semanggi menjadikan kuliner ini sebagai salah satu pilihan kuliner sehat yang kaya manfaat :) Jadi, no guilty feeling ya saat teman-teman mama menikmati seporsi pecel semanggi :)

 Membuat Pecel Semanggi


Seporsi Pecel Semanggi Buatan Sendiri
source: dok. pribadi

Tidak harus dengan membeli untuk menikmati uniknya rasa seporsi pecel semanggi, teman-teman mama juga dapat membuat pecel semanggi sendiri di rumah :) Cara membuatnya pun cukup mudah hanya cukup dengan merebus sayuran dan menghaluskan bumbu pecelnya. Penasaran bagaimana cara membuatnya? Yuk disimak :)

Bahan-bahan Pecel Semanggi:
  • Daun Semanggi secukupnya
  • 1 cup kecambah/tauge
  • 1/2 cup kacang panjang
  • 1/2 cup bunga turi
Semanggi dan Sayuran Lain
source: dok. pribadi

Bumbu Pecel:
  • 50 gram kacang tanah yang sudah digoreng
  • 50 gram singkong kukus
  • 50 gram gula merah
  • 1 sdm air asam jawa
Bahan Bumbu Pecel
source: dok. pribadi

Bumbu Halus:
  • 3 buah cabai rawit (ini sesuai selera ya :))
  • 2 lembar daun jeruk
  • seruas kecil kencur
  • 2 siung bawang putih goreng
  • petis secukupnya
  • terasi secukupnya
  • garam secukupnya
  • air matang secukupnya
Bumbu Halus Pecel Semanggi
source: dok. pribadi

Cara membuat:
  1. Pertama-tama haluskan bumbu halus lebih dulu. Lalu sisihkan.
  2. Haluskan singkong bersama gula merah dan air asam jawa. Campurkan bumbu halus yang telah dibuat dengan singkong halus. Ulek sampai merata sambil tambahkan air sedikit demi sedikit. Jangan lupa tes rasa ya.
  3. Rebus air hingga mendidih, lalu kecilkan api. Rebus secara berturut-turut daun semanggi, kecambah/tauge, kacang panjang dan bunga turi. Tips merebusnya cukup sebentar saja ya agar sayuran tidak terlalu matang dan kandungan gizinya tetap terjaga :) Kalau perlu,setelah diangkat dari air panas, teman-teman mama dapat melakukan proses blansir dengan merendam sayuran matang ke dalam air es :)
  4. Tata daun semanggi bersama sayuran lainnya diatas piring lalu siram dengan bumbu pecelnya. Jangan lupa disajikan bersama dengan kerupuk pulinya. Hmmm..nikmatnya :)
Bagaimana teman-teman mama, cukup mudah kan membuat pecel semanggi sendiri :)


Menjaga Kelestarian Bahan Pangan Sekaligus Menjaga Kelestarian Alam Hutan

Agar pengalaman sempat langkanya menemukan pecel semanggi di Surabaya tidak kembali terulang, tentunya kita sebagai masyarakat perlu berkontribusi untuk menjaga kelestarian bahan pangan, dalam hal ini tidak hanya semanggi, tetapi juga bahan pangan lainnya terutama bahan pangan dari hutan. Hal ini tentu juga berkaitan dengan kepedulian kita untuk ikut menjaga kelestarian alam hutan. Saat ini, untuk berkontribusi menjaga kelestarian alam hutan pun tak lagi sulit. Beberapa organisasi lingkungan hidup berperan sangat aktif dalam menjaga kelestarian alam hutan. Salah satunya adalah WALHI atau Wahana Lingkungan Hidup Indonesia.

Tentang WALHI (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia)

WALHI adalah organisasi independen, non-profit dan terbesar di Indonesia. WALHI terbentuk atas gagasan Emil Salim (Menteri Lingkungan Hidup di tahun 1980) dan lahir tepat pada bulan Oktober 1980 melalui pertemuan beberapa tokoh dari lembaga yang fokus terhadap lingkungan hidup di sebuah forum nasional. Forum tersebut disponsori oleh Yayasan Pembinaan Suaka Alam dan Margawatsa Indonesia/ World Wirldlife Fund (WWF) yang diketuai oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Nama Wahan Lingkungan Hidup dipilih kala itu karena bersifat netral tidak berpihak pada satu organisasi politik ataupun pemerintahan.

Fakta WALHI
source: dok. pribadi

Seiring berjalannya waktu, WALHI mulai menyadari bahwa perjuangan untuk mempertahankan kelestarian lingkungan adalah hal yang berat dan tidak mudah. Belum lagi kekuatan politik dalam negeri yang semakin berpihak kepada kepentingan ekonomi global. Karenanya, WALHI membutuhkan dukungan dari masyarakat luas untuk bersama-sama terlibat dan mengambil peran dalam upaya penyelamatan lingkungan hidup.

Website Wahana Lingkungan Hidup (WALHI)
source: dok. pribadi
Nah, kita semua dapat mengambil peran  untuk mendukung penyelamatan atau pelestarian lingkungan hidup dengan menjadi anggota WALHI ataupun dengan menjadi donatur terhadap kegiatan-kegiatan penyelamatan dan pelestarian lingkungan. WALHI kini telah tersebar di 28 provinsi di seluruh Indonesia. Untuk menjadi anggota WALHI kita dapat menghubungi organisasi WALHI yang ada di provinsi kita masing-masing :) Sedangkan untuk menjadi donatur, kita dapat mengunjungi website WALHI. Disana nanti kita dapat menekan banner donasi untuk detail berdonasi dan kampanye apa saja yang sedang dibuka untuk donasi :)

Media Sosial WALHI
source: dok. pribadi

Teman-teman mama juga bisa follow akun media sosial WALHI di Instragram @walhi.nasional dan Facebook Page WALHI untuk mendapatkan berbagai update tentang kampanye WALHI ataupun isu-isu lingkungan hidup lainnya :)

Semoga kita semua semakin sadar untuk menjaga kelestarian alam, terutama alam hutan, agar sumber pangan padat gizi yang kaya manfaat tetap tersedia untuk kita bahkan sampai anak cucu kita kelak :) Yuk, jaga hutan kita!

Semoga bermanfaat ya :)


Disclaimer: Tulisan ini diikutsertakan di dalam Forest Cuisine Blog Competition yang diselenggarakan oleh Blogger Perempuan dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia.

Referensi:

Foto dan Infografis: Ajeng Natassia
Data Hutan dan Semanggi: www.google.com
Info WALHI: www.walhi.or.id





OMAH ANIN GUEST HOUSE BATU | TEMPAT MENGINAP NYAMAN DEKAT BATU SECRET ZOO

| on
January 28, 2020

Halo!

Teman-teman mama masih ingat tidak beberapa waktu yang lalu, saya sempat berbagi cerita tentang pengalaman pertama kalinya main-main ke Batu Secret Zoo? Nah, di blog post kali ini saya ingin berbagi tentang tempat kami menginap sewaktu kami ke Batu. Penginapan ini tidak fancy, dan tergolong budget guest house. Kami memang tipikal keluarga yang jarang menginap di tempat yang fancy, biasanya karena memang menyesuaikan budget. Kalau kami berencana ingin mengunjungi tempat wisata maka kami biasanya memilih penginapan yang tergolong budget, namun jika ingin sekedar staycation, yaah sesekali boleh lah menginap di tempat yang lebih fancy :P (ini sih kode haha). 


Omah Anin Guest House source: airyroom

Oke, jadi waktu itu kami menginap di Omah Anin Guest House. Letaknya tepat di seberang jalan Jatim Park 2. Dari Batu Secret Zoo kami hanya perlu berjalan sedikit, lalu menyeberang jalan ke sebuah gang perumahan yang merupakan lokasi Omah Anin Guest House. Omah Anin Guest House sendiri langsung terlihat kok dari pinggir jalan :) Menurut saya, Omah Anin Guest House adalah salah satu alternatif penginapan untuk yang sedang backpackeran ke Batu, Malang. Sebenarnya di dalam area Batu Secret Zoo juga ada hotel yang lebih fancy. Tapii, ya itu tadi, karena kami ke Batu dengan modal backpackeran, jadilah kami menginap di Batu Secret Zoo bagian geser sedikit :D

Source: airyroom

Kami check in di Omah Anin Guest House saat menjelang sore hari, setelah kami selesai berkeliling dari Batu Secret Zoo. Awalnya saya agak underestimated dan tidak ekspektasi yang bagaimana-bagaimana. Begitu check in, resepsionis menyampaikan bahwa kamar kami berada di lantai 3 (uwooww..) Lumayan juga ternyata menapaki anak tangga ke lantai 3, karena tipikal anak tangganya yang agak tinggi. Namun untuk Aliyah justru kesenangan karena sepertinya dia memang hobi berolahraga :') Kalau suami saya, cenderung diam saja, mungkin sambil menahan nafas yang ngos-ngosan karena sambil membawa ransel sekaligus menenteng stroller :D


Begitu sampai di lantai 3, saya yang tadinya agak underestimated mulai sadar kalau saya salah. Ternyata lantai 3 Omah Anin Guest House merupakan bangunan baru dengan desain yang sangat homey. Tembok bata yang dipoles dengan sangat baik, lantai keramik dengan motif tegel rasanya sangat nyaman sekali meski tergolong budget guesthouse.

Omah Anin Guest House lantai 3

Begitu masuk ke dalam kamar, ternyata kami dapat combo bed (ini istilah karangan saya sendiri sih :P). Kenapa combo bed? Karena kamarnya terdiri dari double bed dan single bed. Kami yang tadinya ingin mengajak serta mertua saya (tapi akhirnya tidak jadi) agak menyesal juga, sayang banget mama mertua tidak jadi ikut. Benar-benar recommended sih kalau kita ke Batu nya ramai-ramai.

Bedroom Omah Anin Guest House


Berhubung masih bangunan baru, jadi kondisi kamarnya sangat bersih. Fasilitas lainnya standar saja seperti televisi dengan channel lokal, AC yang masih baru dan kamar mandi dengan wastafel (yang ukurannya pas sekali dengan tinggi badan Aliyah), shower air panas dan dingin, plus gayung dan ember kecil (pardon the gayung dan ember lah ya :D)



Oh iya untuk shower nya, kebetulan kami dapat shower yang air panas nya tidak bisa di setting hangat, jadi panas nya sungguh-sungguh begitu. Mungkin ini adalah jawaban kenapa the gayung dan ember ada disitu, sepertinya untuk air hangat disilakan mengoplos sendiri antara air panas dan dingin di ember, hihi.


Bagian favorit saya, si ibu-ibu erte adalah di dalam kamar tersedia wastafel (seperti tempat cuci pirirng) dan termos air panas (membantu banget untuk teman-teman mama yang perlu memasak air untuk susu anak). Saya yang saat backpackeran selalu membawa banyak kotak makan (niat sekali nge bekel nya anda) tentu saja happy sekali bisa cuci-cuci tanpa ribet :)

Balkon Omah Anin Guest House

Bagian kedua favorit si ibu-ibu erte lainnya adalah balkon yang dilengkapi dengan jemuran. Lumayan sekali untuk menjemur baju berenang Aliyah dan bapaknya yang habis bermain-main di waterpark Batu Secret Zoo. Seandainya tidak ada jemuran, si ibu backpackeran akan kembali ke Sidoarjo Raya dengan tas ransel super berat karena isinnya baju basah :')

Oh iya, berhubung Omah Anin Guest House adalah budget guesthouse jadi harga menginap per malamnya tidak termasuk sarapan pagi. Kami pun sarapan dengan memesan makanan melaui aplikasi online, hehe. Meski kamar kami di lantai 3, ternyata ada hikmahnya juga.



Saat bangun pagi, kami bisa menyaksikan sunrise kota Batu yang cantik, dengan udara yang dingin alami, plus pemandangan Gunung Arjuna dengan siluet atap-atap rumah yang berbaris rapi. MasyaAllah... 


Overall, kami sekeluarga senang menginap semalam di Omah Anin Guest House. Sangat sesuai dengan slogannya, A Comfy Room, ruangan nya benar-benar nyaman sih. Kalau pun ada kurangnya, sepertinya hanya kamar yang tidak tersedia lemari pakaian (untuk budget guest house ini masih wajar sih) garasi untuk parkir mobil yang hanya cukup untuk dua mobil saja. Kalau seperti kami yang ke Batu selalu menggunakan transportasi kereta api, tentu bukan masalah. Tapi kalau teman-teman mama berencana membawa kendaraan pribadi ke Batu, bisa dikoordinasikan lebih  dulu dengan pihak Omah Anin Guest House nya :) Satu lagi, setiap lantai di Omah Anin Guest House memilik tema yang berbeda-beda. Namun, jika teman-teman mama ingin tipe kamar seperti kamar kami, mungkin bisa mengajukan request lebih dulu :)

Omah Anin Guest House terletak di Jalan Cendrawasih no. A7-8 Kota Batu, Malang. Untuk pemesanan teman-teman mama dapat melalui aplikasi traveling. Kalau kami kemarin memesan via Airy Room dengan rate di kisaran Rp 250,000. 

Semoga sharing saya bermanfaat ya :)

Selamat piknik!



THE TRULY HAPPINESS

| on
January 11, 2020

Halo!

Tidak terasa ya sudah 10 hari berjalan di tahun 2020. Meski bagi sebagian di awal tahun dilalui  dengan struggling karena banjir, dan sebagian yang lain saling bergandeng tangan membantu yang terkena banjir, semoga ujiannya kali ini selalu membawa prasangka baik kepadaNya, bahwa pasti ada hikmah dari setiap kejadian, InsyaAllah :)

Di akhir tahun lalu saya sempat membeli buku karya Puty Puar "Happiness Is Homemade". Buku ini telah lama menjadi incaran saya, dan Alhamdulillah ternyata berjodoh juga. One of my truly happiness ketika bisa mendapatkan buku ini di sebuah bazaar buku di Surabaya dengan separuh harga. Meski cover nya masih versi yang lama, tapi toh tidak mengurangi makna isinya :)

Jadi, sebenarnya kenapa buku 'Happiness Is Homemade' ini begitu ingin saya baca? Jujur, menjelang akhir tahun kemarin saya seperti kehilangan sesuatu. Seperti menjadi kurang dapat memaknai setiap hal kecil yang ternyata jika mau sedikit melihat lebih dekat, itulah makna kebahagiaan yang saya punya. Betul kata Puty Puar di dalam bukunya, bahwa di era digital seperti sekarang, dimana setiap hari kita disuguhi berbagai update dari teman-teman tentang liburan, foto instagenic, makanan restoran ternama, minuman kekinian, tentengan hasil belanja barang branded, dll adalah hal yang terkadang membuat kita bertanya, apa iya aku bahagia juga sekarang?

Berbagai update an tersebut bukan hal yang salah, karena semua sah-sah saja. Dan masih mending sih, daripada contoh cerita Puty Puar di bukunya, tentang update di media sosial which showing about minum jus orange diatas floaties unicorn di sebuah kolam privat, atau bahkan berfoto menyaksikan Aurora Borealis di Iceland, atauu naik balon udara, yang untuk level di saya sih ini omaigatt.

Saya, yang seorang Ibu rumah tangga dengan penghasilan yang tempo-tempo jelas akan mengeryitkan alis jika menyaksikan semua update an itu setiap hari. Mungkin, sederhana saja, tidak usah buka-buka sosial media lah agar tenang dan tidak bertanya-tanya lagi. Sesekali mungkin iya saya melakukan social media detox, namun seringnya tetap dibuka juga untuk dapat update tentang blogging, lomba-lomba, dll yang bisa membawa peluang cuan :D atau sekedar ingin keep in touch dengan sahabat. Apalagi saya yang punya lingkup sosial makin sempit karena menjadi Ibu Rumah Tangga, media sosial kadang sebagai alat bagi saya untuk tetap bisa 'merasa' bersosialisasi.

Jadi, membaca buku ilustrasi yang sederhana namun cukup dalam maknanya seperti 'Happiness Is Homemade' bisa menjadi obat penawar dari setiap alis yang mengkerut :')

Dan hampir semua yang ditulis Puty Puar di 'Happiness Is Homemade' sangat related dengan saya. Simply happiness like, bisa dapat barang incaran dengan harga diskon setelah ditunggu-tunggu sekian lama. Saya percaya, semua yang terjadi, even nemu barang incaran setengah harga, adalah atas ijinNya.

Lalu saya mencoba mengingat-ingat apa-apa saja yang ternyata membuat saya merasa sangat bahagia?
  • Bisa mencuri waktu untuk makan bakpia yang enaak banget oleh-oleh dari tetangga ketika sedang mengatur pola makan sehat karena keluhan nyeri di leher. 
  • Ketika beli semangka, kecil, murah, dan memilih dengan ilmu seadanya, dan pas dibuka merah dan maniss sekali.
  • Mulai texting dengan berani ke mama dalam rangka Hari Ibu untuk berterima kasih, karena selama ini saya tidak pernah melakukannya. Aslinya karena iseng ikut giveaway, tapi terus mikir, kenapa tidak disampaikan langsung ke mama, karena rasanya saya belum pernah berterima kasih ke mama in case secara tulisan dari hati yang terdalam. Ternyata mama terharu :')
  • Texting ke mama mertua how I love her. Dan rasanya lega sekaligus happy
*bagi saya yang sedikit tertutup dan suka memendam perasaan, melakukan sesuatu yang tidak biasa, seperti hal di atas ternyata bikin bahagia :')
  • Mendengar Aliyah mengucapkan 'Mama, Yaya suka makan ini. Tolong besok mama bikinin lagi ya'.
  • Deeply hugging with hubby, after arguing emotionally. Paling tidak, setelah berselisih kami masih sadar untuk saling memaafkan.
  • Masuk ke minimarket atau supermarket/mall, terus cium aroma barang-barang baru. Hahaha aneh banget ya wangi aromatherapy favorit saya. 
  • Window shopping di marketplace. Masukin ke keranjang, terus lupa. Happy karena lupa dan jadinya gagal bikin kantong boncos :P
  • Having quality time by talking heart to heart with beloved sister. Mengobrol dengan adik saya semakin kesini semakin dalam. Meski sering juga kami berantem dan adu ego, tapi adik bisa mulai jujur dengan perasaannya. Jadi, saya mulai belajar mengesampingkan ego sebagai kakak yang 'saya tuh kakaknya, saya pasti benar' dan menerima kalau saya manusia biasa yang juga suka banyak salahnya.
  • Bisa curhat dengan Bapak walaupun tidak pernah selesai dan Bapak juga tidak pernah tau pasti apa yang saya curhatin wkwkw. Punya hubungan yang naik turun dengan Bapak sejak remaja, kadang suka   merasa aneh ngobrol dengan Bapak. Tapi ternyata Bapak bisa menerima dan menghargai saya kalau sedang curhat :)
  • Chit chat dengan sahabat cerita receh atau sekedar minta advice dokter anak yang bagus dimana :D
  • Bisa video call dengan sepupu (yang supersibuk :P) yang bikin kangen saking lamanya ga ketemuan.
  • Dapat makanan dari tetangga, pas lagi mager mau masak.
  • Angkat jemuran beberapa menit pas sebelum hujan turun (ibu-ibu sekali ini :D)
  • DM dari teman-teman yang membaca tulisan di blog saya. Seperti dapat suntikan energi yang luar biasa. Terimakasih yaa :)
  • Tiba-tiba disamperin Aliyah tanpa alasan langsung memeluk dan mencium pipi saya dengan ucapan "Yaya sayang mama".

Ternyata kalau mau melihat dengan lebih dekat, banyaak sekali hal yang dapat membuat kita bahagia yaa :) The truly happiness from the deep of our heart ❤️

Seperti di tulisan saya pada blog post sebelumnya bahwa saya akan belajar lebih menerima. Maka, di tahun 2020, waktunya mencoba untuk lebih menerima dan menjadi lebih terbuka atas perasaan, atas diri sendiri, atas segala yang terjadi, dan atas orang-orang di sekitar. Selain menerima diri sendiri, bisa menerima orang lain dengan apa adanya ternyata juga membawa rasa bahagia. Termasuk menerima kalau sah-sah saja yang lain update kehidupan mereka yang tidak semestinya sama dengan kita :) They have their own happiness tho.

Dari cerita diatas, sepertinya kebanyakan bahagia itu datang dari orang-orang sekitar kita ya. Selain memang salah satu bahagia adalah punya cita-cita (cita-cita orang lain juga pada umumnya) untuk membahagiakan keluarga dan orang sekitar, ternyata memperbaiki hubungan dengan mereka juga bisa membawa bahagia. Menerima mereka apa adanya sekaligus juga belajar menerima diri sendiri adalah salah satu sumber bahagia. Dan ternyata bahagia itu bisa saya rasakan meski saya tidak belibur di luar kota/luar negara, update fashun head to toes, barang-barang branded, makan di restoran ternama kekinian, dan lain-lain. Bahagia ternyata sesederhana hati yang terbuka untuk menerima. The more acceptances, the more happiness ❤️

Semoga di tahun 2020 ini semakin banyak bahagia yang patut kita syukuri ya :)

Kalau teman-teman, apa saja yang sudah membuat teman-teman merasa bahagia? :)

Have a great year of 2020!







A LITTLE NOTE FROM LAST DECADE

| on
December 31, 2019

Halo!

Tidak terasa sebentar lagi tahun berganti. Ganti tahun dan ganti dekade. Sebelumnya saya sendiri tidak menyadari bahwa tahun ini kita akan berganti dekade sampai saya membaca timeline dan, yah teryata dekade juga ikut berganti. Kalau dirunut kebelakang, 10 tahun yang lalu, tentu saya, teman-teman, kita semua mengalami banyak kejadian yang bermakna, Ada suka, duka, susah, senang, keberhasilan, kegagalan, pengharapan, kekecewaan, penantian, pencapaian, dan masih banyak lagi yang kesemuanya meminta kesabaran, keikhlasan, keridhoan kita sebagai manusia yang sebenanya sedang menjalani perannya masing-masing.

Masih teringat 10 tahun yang lalu ketika teknologi mulai berkembang dan seketika semua berjalan begitu cepatnya. Saya yang 10 tahun yang lalu baru saja menjadi sarjana yang kebingungan mencari pekerjaan dan menentukan langkah. Tidak ada yang begitu diinginkan kecuali cepat-cepat bekerja. Dan 10 tahun kemudian memutuskan untuk berhenti dan memilih menjadi ibu rumah tangga. Sempat menjadi ambisius ingin ini ingin itu, lalu menyerah dan memilih mengikuti jalan ceritaNya, lalu kembali ambisius, lalu kembali menyerah dan mengikuti jalan ceritaNya. 

Di 10 tahun terakhir saya banyak belajar dari kehidupan yang saya jalani. Saya mencoba meninggalkan jiwa-jiwa ambisius yang dulu. Mengubah persepsi bahwa bahagia sejatinya sangat sederhana. Saya yang terkadang terlalu fokus dengan hal-hal yang besar, mengucap syukur kepadaNya atas hal yang besar, dan terlupa bahwa bisa masak masakan sederhana dengan enak dan dalam keadaan sehat juga perlu rasa syukur. Bisa menyaksikan Aliyah tumbuh semakin tinggi juga perlu rasa syukur. Bisa berpelukan dengan suami meski sambil menangis juga perlu rasa syukur. Dan, ternyata saya punya banyak hal yang harus saya syukuri. Tidak melulu tentang keluarga yang harus selalu bahagia, badan yang selalu sehat, makanan yang selalu enak, hati yang selalu senang, karena semua butuh keseimbangan. Saat kondisi keluarga sedang tak selaras, ada syukur didalamnya bahwa kami masih sama-sama bertahan. Saat kondisi badan yang sedang tidak sehat, ada syukur di dalamnya bahwa sakit adalah tanda dosa-dosa kita sedang dihapuskan. Di dalam makanan yang tidak selalu enak, ada syukur bahwa paling tidak kita masih bisa makan hari itu. Di dalam hati yang tidak selau senang, ada syukur bahwa sedih sesekali pun boleh untuk bisa belajar menerima. 

Dua hal yang paling struggle bagi saya di 10 tahun terakhir adalah saat saya harus kehilangan adik laki-laki yang biasanya tidak hanya sebagai adik tapi juga sahabat sejati saya. Ditinggalkan olehnya, jujur menyisakan traumatis yang mendalam bagi kami sekeluarga. Melalui 3 tahun terakhir tanpanya adalah perjuangan. Tapi kami akhirnya bisa mengerti bahwa semua ada waktunya, dan mulai belajar melepaskan yang menjadi milikNya. Yang kedua adalah memutuskan berhenti bekerja dan menjadi ibu rumah tangga. Bagi saya, belajar untuk menyesuaikan diri dari yang awalnya mempunyai kehidupan sosial di luar rumah, punya penghasilan sendiri dan bebas menggunakannya menjadi ibu rumah tangga yang sehari-hari berdua dengan Aliyah, terkadang ada penghasilan dan terkadang juga tidak sangat butuh waktu belajar yang tidak sebentar. Meski telah menjadi Ibu selama 4 tahun (waktu yang seharusnya sudah bisa membuat saya move on) ternyata masih tergolong kurang bagi saya untuk menyesuaikan diri. Sampai saat saya membaca postingan mbak Iput @iburakarayi tentang untuk menempatkan segalanya dengan mengembalikan lagi kepadaNya. Saya, yang saat ini adalah ibu rumah tangga adalah semata-semata dariNya. Begitu pun dengan teman-teman yang bekerja, semua atas ijinNya. Sesederhana itu sebenarnya. Dan apapun itu semua InsyaAllah akan membawa kebaikan untuk kita. 

On the next decade, kita tidak akan pernah tau apa yang akan terjadi. Karenanya saya belajar untuk menerima semua jalan cerita dariNya. Bukan berarti menyerah, tapi tetap berjuang dan bertahan. Tentang apa yang nanti menjadi ujungnya, biar saja menjadi rahasiaNya. Dengan prasangka yang baik, InsyaAllah apapun itu akan membawa syukur dan bahagia untuk kita :) Jangan lupa juga untuk berterimakasih kepada diri sendiri karena sudah bertahan dan berjuang ya :)

Selamat menyambut dekade yang baru :)




-Dari Ajeng untuk Ajeng. Terimakasih sudah bertahan untuk berjuang-







LEBIH SEHAT DAN KUAT DENGAN MADURASA FITKIDZ

| on
December 28, 2019

"Fitkidz fit itu asik"
Halo!

Apa kabar teman-teman mama? Bagaimana liburan nya kali ini? Semoga menyenangkan dan teman-teman mama beserta keluarga selalu dalam keadaaan sehat :) Liburan memang selalu menjadi momen yang paling ditunggu, begitu pun di keluarga kami. Menghabiskan waktu bersama baik di rumah ataupun dengan bepergian adalah kesempatan untuk menjadi lebih dekat satu sama lain. Bahagia rasanya kalau dapat berkumpul dan menghabiskan waktu terutama dengan anak. Berbagai kegiatan dilakukan untuk mengisi liburan agar anak tidak merasa bosan. Apalagi untuk anak seusia Aliyah. Kami sangat senang berkegiatan dengannya sambil bermain dan belajar bersama.

Di usia nya yang menginjak 4 tahun, dimana kemampuan fisiknya mulai berkembang dengan baik Aliyah sangat membutuhkan kegiatan yang memerlukan koordinasi otot-otot tubuhnya agar tumbuh kembangnya semakin maksimal. Maka dari itu, berenang menjadi salah satu kegiatan pengisi liburan favorit keluarga kami. Melalui kegiatan berenang diharapkan dapat membangun kekuatan otot tubuh Aliyah sekaligus dapat melancarkan sirkulasi peredaran darah di dalam tubuh Aliyah.


Tidak selalu dilewati dengan bahagia, liburan pun kadang menyisakan rasa sedih. Teringat saat liburan beberapa bulan yang lalu, saya sempat mengajak Aliyah untuk berenang. Pulangnya ternyata Aliyah malah sakit. Badannya panas tinggi dan untuk recovery dari sakitnya biasanya Aliyah butuh waktu kurang lebih satu minggu untuk beristirahat di rumah. Kalau sudah begini, kami semua tidak hanya sedih namun juga bingung setengah mati. Orangtua mana yang tidak panik dan sedih kalau anaknya sakit :( 
"Aliyah itu perlu kamu kasih tambahan vitamin. Supaya  daya tahan tubuhnya lebih kuat " kata Ibu saya waktu itu.
Sebelumnya saya memang jarang memberi Aliyah multivitamin. Menurut saya, selama makanannya bergizi, Aliyah sudah mendapatkan cukup vitamin dari apa yang dimakannya. Namun, sepertinya selama ini saya salah. Aliyah semakin hari semakin bertumbuh. Belum lagi, terkadang Aliyah sedang tidak nafsu untuk makan dengan menu lengkap. Kalau sudah begitu, tentu asupan vitamin yang masuk ke dalam tubuhnya tidak dapat memenuhi kebutuhan nutrisinya.

Oleh karena itu, kecukupan nutrisinya perlu didukung dengan tambahan asupan multivitamin agar tubuhnya lebih sehat dan kuat terhadap virus. Apalagi kegiatannya lebih padat dari sebelumnya sejak ia bersekolah. Belum lagi kegiatan di luar sekolah seperti outbond atau berenang yang menjadi kegiatan favoritnya. Semua kegiatan tersebut tentu menuntut adanya daya tahan tubuh yang kuat.

Belajar dari pengalaman di atas, saya mulai instropeksi apa-apa yang selama ini salah sehingga Aliyah mudah terserang penyakit. Saya mulai menyadari bahwa Aliyah anak yang aktif sehingga ia jarang beristirahat. Anak kecil memang tidak pernah mengenal lelah. Mereka sangat asyik mengeksplorasi sekitarnya sehingga tidak bisa mengukur sampai mana tubuh mereka butuh diistirahatkan. Aliyah juga tidak pernah minum multivitamin untuk mendukung kecukupan gizinya. Akhirnya,
saya mencari tahu apa saja yang perlu saya lakukan untuk menjaga kesehatan Aliyah agar tidak mudah terserang penyakit.


Beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk menjaga kesehatan anak, diantaranya:
  • Memberi ASI Esklusif, dilansir dari wikipedia.com ASI (Air Susu Ibu) mengandung immunoglobulin IgA yang baik untuk pertahanan tubuh anak melawan penyakit.
  • Memberi imuninasi, merupakan langkah awal untuk mencegah anak dari bahaya penyakit. 
  • Menjaga asupan gizi , memberi anak makananan yang padat gizi seperti sayuran dan buah-buahan dapat membantu mencukupi kebutuhan vitamin dalam tubu anak.
  • Memastikan anak cukup istirahat, istirahat yang cukup dapat membantu meningkatkan daya taha tubuh anak, mendukung tumbuh kembangnya serta dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak. Anak yan berusia 3-5 tahun memerlukan waktu tidur antara 10-13 jam setiap hari.
  • Menjaga kebersihan dengan rajin mencuci tangan dan kaki, untuk mencegah anak terserang pnyakit seperti diare, flu, dan infeksi lainnya.
  • Memberi multivitamin, membantu melengkapi kecukupan gizi pada anak sekaligus meningkatkan daya tahan tubuh anak agar lebih kuat dan tidak mudah terserang penyakit.
Saya sendiri sudah mencoba untuk melakukan beberapa hal di atas seperti memberi ASI Ekslusif sejak Aliyah lahir sampai ia berusia 2 tahun, memberi imunisasi sejak Aliyah lahir, menjaga asupan gizi dari apa yang dimakan Aliyah sehari-hari, memastikan ia cukup istirahat seperti tidur di siang hari dan tidur tidak terlalu larut di malam hari. Dan yang terakhir adalah memberinya multivitamin sebagai tambahan asupan untuk memperkuat daya tahan tubuhnya.

Mengapa Perlu Memberi Multivitamin Kepada Anak?

Pada dasarnya, untuk memenuhi kebutuhan vitamin di dalam tubuh anak bisa didapatkan dengan mengonsumsi sayuran, buah-buahan dan bahan makanan lain seperti protein dan lemak. Namun, adakalanya anak sedang tidak nafsu makan, atau merasa bosan dengan sayur atau buah-buahan. Pada saat seperti itu tentu asupan vitamin yang masuk ke dalam tubuh anak akan berkurang dan dikhawatirkan tidak bisa memenuhi kebutuhan nutrisi harian anak.

Di sinilah peran multivitamin diperlukan untuk membantu melengkapi kebutuhan nutrisi anak. Beragam manfaat yang bisa didapatkan dengan mengonsumsi multivitamin seperti meningkatkan daya tahan tubuh anak, menambah nafsu makan, membantu meningkatkan kecerdasan, dan manfaat lain yang dapat mendukung tumbuh kembang anak kita :)


Omong-omong tentang memberi multivitamin untuk Aliyah saya sempat bingung harus memberinya multivitamin seperti apa. Saya ingin multivitamin yang terbuat dari bahan alami, terutama madu yang sudah jelas sangat bermanfaat untuk kesehatan. Banyak multivitamin berseliweran di Instagram namun kebanyakan merek luar. Syukurlah akhirnya saya menemukan salah satu multivitamin anak dari hasil membaca review seorang teman. Beruntungnya lagi, multivitamin tersebut mengandung madu sebagai salah satu bahan alaminya.


Pilihan saya jatuh kepada Madurasa Fitkidz sebagai multivitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh Aliyah. Brand Madurasa yang telah dikenal sejak dulu dengan berbagai pilihan produk madu yang berkualitas membuat saya percaya Madurasa Fitkidz multivitamin yang bagus dan aman untuk dikonsumsi Aliyah.

Semakin yakin lagi karena Madurasa Fitkidz mengandung bahan-bahan alami yang sangat bermanfaat seperti Madu, Vitamin C, Sari Phyllanthi, Temulawak, Sari Kurma, Lysine, EPA dan DHA, serta Vitamin B Kompleks. Yuk, kita cari tahu manfaat dari masing-masing bahan tersebut :)


Madu, cairan yang berasal dari lebah ini dikenal sangat kaya akan manfaat untuk kesehatan tubuh kita. Pada anak kecil, madu sangat bermanfaat sebagia sumber karbohidrat, Vitamin C dan Vitamin B, asam amino, zat besi, zinc dan kalium. Madu juga mengandung antioksidan flavanoid dan polifenol yang berfungsi untuk memperbaiki sel yang rusak akibat radikal bebas. 


Vitamin C, biasanya didapat dari dari mengonsumsi makanan seperti sayuran dan buah-buahan. Peranan Vitamin C di dalam tubuh untuk menjaga dan memperkuat imunitas terhadap infeksi karena merupakan antioksidan dan antihistamin alami. Vitamin C juga dipercaya dapat meningkatkan kecerdasan. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh dua peneliti di Texas Woman's University menemukan bahwa siswa yang tingkat Vitamin C nya di dalam darah lebih tinggi menghasilkan tes IQ yang lebih baik daripada siswa dengan tingkat Vitamin C yang lebih rendah.


Sari Phyllanthi, atau juga dikenal dengan tumbuhan meniran. Meniran sejak lama telah dipercaya sebagai obat tradisional oleh masyarakat. Oleh karena itu meniran sering dibuat jamu untuk mengobati beberapa penyakit. Meniran berfungsi sebagai antibakteri atau antibiotik. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh seorang dosen dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga menyebutkan bahwa meniran mengandung immunostimulan/ immunomudulator yang berfungsi untuk menguatkan sistem kekebalan tubuh.


Temulawak, rimpang yang dikenal mengandung kurkumin (zat warna kuning) yang bersifat sebagai analgesik , antioksidan dan antiinflamasi. Selain itu temulawak juga mengandung Vitamin C, Vitamin E, Vitamin B6, potasium dan zat besi. Temulawak juga dipercaya dapat meningkatkan nafsu makan anak.


Sari Kurma, buah kurma yang seringnya dikonsumsi sebagai dessert ini ternyata sangat nutrisi. Mengandung kurang lebih 15 mineral, kurma dikenal memilik sifat terapeutik. Kandungan selenium di dalam kurma dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh.  


Lysine, EPA, DHA. Lysine adalah salah satu asam amino yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh sehingga bisa didapatkan dari bahan makanan atau suplemen. Asam amino biasanya terkandung di dalam protein pada makanan seperti kacang-kacangan, telur, keju, daging, susu, dan protein hewani lainnya. Sedangkan EPA (Eicosa Pentaenoic Acid) dan DHA (Docosa Hexaenoic Acid) adalah lemak Omega-3 yang terkandung di dalam minyak ikan dan minyak rami. Kesemuanya adalah zat yang dibutuhkan untuk mendukung masa pertumbuhan anak



Vitamin B Kompleks, yang terdiri dari Vitamin B1, B2, B3, B5, B6, dan B12. Vitamin B Kompleks biasanya terkandung pada beberapa sayuran hijau dan sumber protein seperti daging dan telur. Bagi anak-anak, Vitamin B Kompleks berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan sebagai koenzim yang berfungsi mengubah makanan yang dikonsumsi menjadi energi.

Madurasa Fitkidz



Jadi, Madurasa Fitkidz adalah suplemen atau multivitamin anak yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan memperbaiki nafsu makan anak. Diproduksi oleh PT Madurasa Unggulan Nusantara, perusahaan yang menjadi pelopor madu dalam kemasan pertama di Indonesia sejak tahun 1984, membuat Madurasa Fitkidz terjamin kualitasnya.


Karena terbuat dari bahan-bahan yang alami, saya jadi tidak khawatir memberi Aliyah Madurasa Fitkidz multivitamin anak setiap hari untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuhnya. Oh iya, Madurasa Fitkidz ini berbeda dengan madu ya. Madurasa Fitkidz adalah multivitamin anak yang mengandung madu. Jadi cara mengonsumsinya harus sesuai dengan aturan pakai :)


Untuk anak-anak seusia Aliyah, 4 tahun cukup dikonsumsi sebanyak 1 kali 1 sendok makan per hari. Sedangkan untuk anak yang berusia 6 - 12 tahun dapat mengonsumsi Madurasa Fitkidz sebanyak 2 kali 1 sendok makan per hari :)


Jangan lupa sebelum diminum dikocok terlebih dulu ya :) Dan saat mengonsumsinya sebisa mungkin menggunakan sendok plastik yaa, karena madu akan menyebabkan korosi jika bertemu dengan bahan logam, seperti sendok stainles steel :)

Karena sifat Vitamin B yang mudah larut dalam air, maka waktu mengonsumsi Madurasa Fitkidz dapat dilakukan sebelum atau sesudah makan :) Kalau Aliyah biasanya mengonsumsi Madurasa Fitkidz setelah sarapan pagi.


Madurasa Fitkidz dikemas di dalam botol dengan tutup flip yang sangat praktis dan tidak mudah tumpah. Saya sendiri sempat mencoba membuka tutupnya dengan satu tangan saja, ternyata bisa dan benar-benar sangat mudah. Cukup membantu untuk ibu-ibu yang seringkali riweuh karena tangannya suka memegang beberapa benda secara bersamaan.


Untuk kebersihan dan keamanan kemasannya, botol Madurasa Fitkidz disimpan di dalam kotak karton dengan gambar desain dua anak, laki-laki dan perempuan, yang menarik. Berat bersih setiap kemasan adalah 140 gram. Dengan isi sebanyak itu, perkiraan saya, setiap botol Madurasa Fitkidz bisa habis dikonsumsi dalam jangka waktu 2-3 minggu (dengan takaran 1 Kali 1 sendok makan per hari).

Dari rasanya, Madurasa Fitkidz cenderung manis asam karena kandungan madu dan rasa jeruk yang menyegarkan. Aroma rimpang dan bahan alaminya juga tercium namun masih dapat diterima oleh anak-anak :)

Oh iya, Madurasa Fitkidz juga sudah terdaftar di Majelis Ulama Indonesia, jadi saya pribadi tidak khawatir memberinya kepada Aliyah karena InsyaAllah terjamin kehalalannya :)

Selain itu, Madurasa Fitkidz sangat mudah didapatkan di minimarket/supermarket terdekat dengan harga yang sangat terjangkau di kisaran Rp 20,000/ botolnya.

Manfaat Setelah Mengonsumsi Madurasa Fitkidz


Selama satu minggu terakhir Aliyah mengonsumsi Madurasa Fitkidz. Meski baru sebentar, namun manfaatnya mulai terlihat. Nafsu makan Aliyah mulai meningkat. Badannya lebih segar dari biasanya karena selain cukup istirahat, kebutuhan vitamin untuk tubuhnya juga terpenuhi dari mengonsumsi Madurasa Fitkidz.


Karena rutin mengonsumsi multivitamin Madurasa Fitkidz, saya tidak khawatir lagi untuk mengajak Aliyah liburan dan berenang. Kami sempat mengunjungi nenek nya di Kediri dengan menggunakan transportasi kereta api, dan di Kediri pun kami berkeliling seharian. Sepulangnya, Aliyah langsung saya ajak ke rumah Ibu saya untuk berenang.


Saya juga sempat membawa Madurasa Fitkidz saat Aliyah berenang, karena Aliyah belum sempat meminumnya di rumah :)) Dari kegiatan Aliyah selama liburan kali ini Alhamdulillah kondisi Aliyah masih fit sampai kami kembali ke rumah :)


Dari cerita saya diatas, terbukti Madurasa Fitkidz dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh Aliyah :) Multivitamin Madurasa Fitkidz pilihan saya ternyata tepat. Semoga Aliyah tumbuh menjadi anak yang fit, daya tahan tubuhnya kuat, sehat, cerdas dan ceria, Dengan menjadi anak sehat dan kuat, InsyaAllah Aliyah semakin bebas belajar, bermain dan mengeksplor lingkungan di sekitarnya. Aamiin :)


Untuk info produk Madurasa Fitkidz atau produk Madurasa lainnya, teman-teman mama dapat mengunjungi website Madurasa dan  follow juga sosial media Madurasa di Facebook Page: Madurasa Official dan Instagram: @madurasa_official untuk mendapatkan update terbaru tentang produk dari Madurasa :) Madurasa Fitkidz, fit itu asik :) #fitkidzfitituasik #maduyamadurasa #madurasaFitkidz

Semoga bermanfaat :)







Disclaimer: Tulisan ini adalah tulisan yang ditulis berdasarkan pengalaman pribadi dan diikutsertakan di dalam lomba blog Menjadi Anak Sehat dan Kuat Bersama Madurasa Fitkidz. Semua tulisan dan konten di dalamnya adalah di luar tanggung jawab PT Madurasa Unggulan Nusantara.

Referensi:

Foto & Infografis: Ajeng Natassia
Produk Madurasa: https://www.madurasa.co.id
https://www.wikipedia.com
https://www.pngtree.com