DIY PLAYDOUGH

| on
August 31, 2018

Halo!

Bermain dengan playdough adalah salah satu permainan favorit anak-anak. Sama dengan anak lainnya, Aliyah juga suka sekali bermain playdough. Saya senang-senang saja karena playdough memang membantu melatih motorik anak. Zaman dulu, saat zamannya generasi 90-an, playdough biasanya kita kenal dengan nama malam/lilin. Fungsinya kurang lebih sama, tapi dulu belum ada cetakannya, dan teksturnya agak lengket. Saat ini di beberapa toko buku masih ada yang jualan malam/lilin ini.



Kembali ke playdough zaman now, saya kadang suka gemas sama playdough zaman now, kalau saya tidak telaten menyimpan (lupa dimasukin ke dalam can nya), playdough yang dibeli suka cepat kering. Kalau sudah begitu, bingung lagi deh mau beli yang baru lagi. Supaya tidak sering-sering beli yang baru (kecuali memang pengin punya cetakan yang model baru), saya dan Aliyah main-main bikin playdough sama-sama.

Awalnya belajar bikinnya hasil lihat dari IG story nya mbak Iput (@iburakarayi).Mbak Iput nunjukin bikin playdough dengan mas Rayi waktu itu. Ya sudah saya coba sendiri bikin di rumah dengan Aliyah. Beberapa kali sudah kami bikin playdough nya. 

Nah, kemarin, saya saya coba bikin dengan dimodifikasi sedikit. Bahan-bahan yang diperlukan mudah sekali :)



Bahan-bahan:

Tepung terigu
Air Hangat
Garam
Minyak goreng
Pewarna makanan

Kali ini saya coba membuat playdoughnya dengan dua cara karena saya kepikiran bagaimana agar tekstur playdoughnya agak sedikit lembab. Akhirnya saya coba dengan mencampur sedikit minyak pada adonan playdoughnya. 



Cara 1:
1. Pertama-tama siapkan semua bahan.
2. Masukkan garam ke dalam air hangat, kira-kira satu sendok teh. ( Jangan ditambahin gula ya, apalagi fermipan, nanti jadinya donat, hehe)
3. Masukkan air garam sedikit-sedikit ke dalam tepung terigu. Takaran tepung terigu nya juga dikira-kira saja. Tepung yang 250 gr diatas saya bagi empat, karena ingin membuat beberapa warna.




4. Aduk tepung dan air hingga adonan kalis.
5. Teteskan pewarna makanan pada adonan tepung, uleni sampai warna merata.

Di cara pertama ini saya tidak mencampur adonan dengan minyak karena pengin tau bedanya tidak pakai minyak dan pakai minyak bagaimana.

Cara 2:
1. Pertama-tama siapkan semua bahan.
2. Masukkan garam ke dalam air hangat, kira-kira satu sendok teh.


3. Aduk tepung dan air. Sebelum adonan kalis, masukkan pewarna makanan. Step ini agak berbeda dengan cara 1, tapi warnanya jadi lebih cepat rata dan hasil warnanya lebih bold.
4. Uleni adonan sampai kalis.



5. Tambahkan minyak sedikit sedikit, kurang lebih 1/2 sdt.
6. Tambahkan lagi tepung terigu sedikit demi sedikit, sampai adonan kalis dan tidak lengket di tangan.



Jadi deh, playdough ala-ala kadarnya, hehe. Untuk saran penyimpanan, playdough nya bisa dibungkus plastik wrap, atau dimasukin ke dalam can playdough bekas.

Tekstur playdough di cara 1 dengan cara 2 agak berbeda. Playdough cara 2 teksturnya lebih lembab dan tidak mudah kering, mungkin karena ada campuran minyak gorengnya tadi. 

Oh iya untuk tips mainnya, jangan lupa ajak anak-anak untuk bikin sama-sama ya :) Playdough selain untuk melatih motorik anak, juga dapat digunakan untuk terapi kelekatan pada anak. Seperti pada Aliyah yang dulu sering anti dengan benda-benda yang lengket, ternyata menurut terapis hal tersebut secara tidak langsung berkaitan juga dengan kelekatan Aliyah dengan orang-orang di sekitarnya. Alhamdulillah berjalannya waktu, Aliyah sudah mulai terbiasa dengan benda lengket, dan semakin terbuka juga dengan orang-orang di sekitarnya :)

Anyway, ada yang pernah coba bikin playdough dengan cara yang lain ga, Bu? 

Yuk sharing disini :)

Semoga sharing saya bermanfaat ya.


PUREBABY LIQUID SOAP & PUREBABY HAND AND MOUTH BABY WIPES REVIEW

| on
August 10, 2018

Halo Ibu!

Sejak menjadi seorang Ibu, pernah tidak Ibu merasa menjadi orang yang lebih picky? Saya juga merasa menjadi lebih picky dari sebelumnya, apalagi yang berhubungan dengan keperluan Aliyah. Mungkin memang seorang Ibu seperti itu ya? Hihi. Saya juga sedang kepikiran untuk mengganti sabun mandi Aliyah (setelah sekian lama cukup setia dengan satu brand) ke produk yang jauh lebih aman untuk Aliyah.

Kebetulan baru-baru ini, kurang lebih dua minggu yang lalu, Purebaby memberi saya dua produknya untuk dicoba yaitu Purebaby Liquid Soap dan Purebaby Hand & Mouth Baby Wipes

Purebaby adalah brand premium baby care yang dikenal dapat membantu mengurangi iritasi ringan pada kulit bayi dan anak yang cenderung sensitif. Kandungan formula Purebaby diformulasikan sesuai dengan standar industri farmasi Eropa dan Amerika. Banyak juga testimonial para Ibu dengan bayi memiliki kulit sensitif yang cocok dengan produk Purebaby. Kita coba review satu-satu ya :)

Purebaby Liquid Soap

Sebenarnya saya bukan tipikal suka ganti-ganti sabun untuk Aliyah. Rasanya sudah cukup tes ganti-ganti sabun saat Aliyah masih bayi, hehe. Sejak Aliyah berusia 8 bulanan, seingat saya, saya tidak mengganti lagi sabun Aliyah dan menggunakan satu brand itu saja, karena Aliyah cenderung cocok dengan sabun tersebut. Namun, akhir-akhir ini saya kepikiran untuk mengganti sabun Aliyah dengan produk yang jauh lebih aman karena selama ini ternyata sabun mandi Aliyah masih mengandung SLS (sebelumnya saya cenderung kurang concern terhadap kandungan suatu produk, jangan ditiru ya!)

Jenis kulit Aliyah cenderung sensitif, mudah kering, sampai kadang merah dan iritasi bahkan sesekali sampai terkelupas di bagian punggung kalau pakai sabun yang tidak cocok. Sepertinya jenis kulitnya menurun dari saya :'). Oleh karena itu, saat Purebaby memberi saya Purebaby Liquid Soap untuk dicoba, saya tidak menolak, siapa tau sabun ini lebih baik untuk kulit Aliyah.

Hal pertama yang menarik bagi saya dari Purebaby Liquid Soap adalah kandungan non SLS nya. SLS atau Sodium Lauryl Sulfate biasanya digunakan di dalam produk sabun, shampoo, detergen dan produk pembersih lainnya. Tujuannya adalah untuk menghasilkan busa yang lebih banyak saat digunakan. Sayangnya, ternyata SLS dapat menyebabkan iritasi pada kulit, bahkan berdampak kurang baik terhadap lingkungan. Detail tentang SLS bisa dibaca di sini ya..

Kandungan lain di dalam Purebaby Liquid Soap adalah Allantoin dan Ekstrak Chamomile yang berfungsi membantu mengatasi merah-merah pada kulit bayi. Saya pernah membaca artikel  tentang Chamomile yang memiliki fungsi sebagai antimikroba (anti bakteri), antialergi, antiradang, antioksidan, dan analgesik (pereda nyeri) untuk penyakit radang kulit, terapi luka, ataupun terapi luka bakar. Chamomile juga mengandung levomenol, zat pelembab dan antiradang alami yang telah terbukti bisa membantu mengurangi tanda-tanda kerusakan kulit, mengurangi rasa gatal, dan memperbaiki tekstur serta elastisitas kulit. 

Selain itu, Purebaby Liquid Soap juga mengandung ekstrak Oat Kernel untuk menyejukkan dan menenangkan kulit yang gatal dan perih karena iritasi sekaligus memberi kelembaban pada kulit, dan Pro Vitamin B5 yang  dapat mengikat air lebih lama untuk keseimbangan alami kulit. Oh iya, Purebaby Liquid Soap juga mengandung PH 5,5 yang sesuai dengan kulit bayi karena tingkat keasaman kulit bayi berkisar diantara PH 4,5-5,5. 

PURE BABY LIQUID SOAP
Sebelum menulis review ini, saya mencoba memandikan Aliyah dengan Purebaby Liquid Soap selama satu minggu karena saya pikir kalau selama 2-3 hari saja sepertinya kurang kelihatan hasilnya cocok atau tidak. Sejauh ini, Purebaby Liquid Soap cocok di kulit Aliyah, kulit Aliyah tidak kering, walaupun cuaca cenderung dingin, dan masih lembab dari setelah mandi pagi sampai sore saat waktunya mandi lagi. Sabunnya benar-benar tidak menimbulkan iritasi karena kulit Aliyah juga tidak memerah. Busa sabun yang dihasilkan juga sedikit (karena non SLS fomulanya), sampai Aliyah juga sempat bilang, "bubble nya sedikit, ma" hihi. Satu hal lagi yang paling saya dan Aliyah suka dari Purebaby Liquid Soap yaitu tidak pedih di mata. Aliyah bahkan selalu bilang, "ndak pedis mata Yaya, ma" :D mungkin karena PH 5,5 nya (pernah baca kalau PH yang rendah tidak mebuat pedih dan merah pada mata) :) 

Saya juga sempat mencoba sendiri Purebaby Liquid Soap saat mandi. Kulit saya benar terasa lembab. Wangi chamomile pada sabunnya sangat enak, tidak terlalu menyengat dan sangat rileks. Oh iya, kemasannya di packing dengan bagus, sabunnya di pack di dalam kotak dengan segel. Volume per botol nya 230 ml, kira-kira kalau dipakai bisa untuk 3-4 mingguan (untuk baby mungkin 4 mingguan bisa). Recommended sih Purebaby Liquid Soap ini untuk dicoba dan dipakai seterusnya :) Fix, akan ganti sabun Aliyah dengan Purebaby :)



Purebaby Hand and Mouth Baby Wipes

Aliyah adalah tipe anak yang suka sekali bermain di area outdoor. Kami sering sekali jalan-jalan ke taman, ke playground alun-alun kota, atau sekedar lari-larian di rumput. Aliyah juga sering saya ajak naik kendaraan umum, seperti kereta api, bis atau pun angkutan kota. Oleh karena itu, salah satu barang yang wajib ada di dalam tas saya adalah tisu basah. Tisu basah biasanya saya gunakan untuk membersihkan tangan Aliyah (selain hand sanitizer) dan peralatan makan Aliyah (saat bermain di taman, saya sering membawa makanan untuk Aliyah. Entah kenapa, dia jauh lebih semangat makan saat sedang main :')). 

Pas sekali, Purebaby juga memberi saya Purebaby Hand and Mouth Baby Wipes untuk dicoba. Purebaby Hand and Mouth Baby Wipes sudah tersetifikasi "Food Grade Formula". Sisa residu yang tertinggal di tangan atau mulut bayi dan anak tidak akan mengganggu pencernaan karena formulanya setingkat dengan makanan. Jadi sangat bisa digunakan untuk mebersihkan peralatan makan bayi dan anak. Purebaby Hand dan Mouth Baby Wipes mengandung anti bacterial alami dari aloe vera dan chamomile, dengan kelembaban ekstra dan PH 5,5. Kurang lebih sama seperti kandungannya di Purebaby Liquid Soap yang aman untuk kulit bayi yang sensitif. Selain itu Purebaby Hand and Mouth Baby Wipes juga tidak mengandung alkohol dan parfum. 


PUREBABY HAND & MOUTH BABY WIPES

Purebaby Hand and Mouth Baby Wipes ini sudah saya dan Aliyah coba pakai. Tisu nya lebih tebal (beneran, karena tulisannya juga Pure Thickness) jadi pakainya lebih hemat. Saya suka Purebaby Hand and Mouth Baby Wipes ini karena tisu nya tidak terlalu berair, karena beberapa tisu yang pernah saya pakai sangat berair dan cenderung berbusa. Wangi Purebaby Hand and Mouth Baby Wipes baik untuk varian aloe vera dan chamomile semuanya wanginya samar dan tidak menyengat. Setelah digunakan, tangan saya dan Aliyah juga terasa lembut :) Oh iya, satu kemasan Purebaby Hand and Mouth Baby Wipes berisi 60 lembar tisu. Kalau dibawa untuk travelling keluar kota In Syaa Allah sangat cukup :) Kalau untuk sekedar main-main di taman, bisa bawa yang kemasan kecil berisi 10 lembar :) Purebaby Hand and Mouth Baby Wipes ini recommended untuk dicoba, dan dibawa kemana-mana untuk jaga-jaga supaya tangan dan mulut anak bebas dari bakteri.



Oh iya, untuk produk-produk Purebaby diatas atau produk Purebaby lainnya, Ibu bisa dapatkan di Century, Kimia Farma, K-24 dan Baby Shop terdekat (saya sempat cek di beberapa supermarket dan hypermarket belum ada Purebaby). Saya cek di beberapa e-commerce juga sudah tersedia official shop nya jika ingin membeli secara online, tinggal search saja Purebaby :) Info lain tentang Purebaby bisa Ibu cek di www.purebaby.co.id atau di instagram Purebaby @purebaby.indonesia 

Ada yang punya pengalaman pakai Purebaby juga ga, Bu? Boleh banget sharing pengalamannya sama-sama disini :)

Semoga sharing saya bermanfaat ya.

Have a nice day!