TIPS MENJALANKAN USAHA KULINER BERSAMA RALALI.COM

| on
February 12, 2019

Halo!

Di blog post sebelumnya, saya sempat bercerita bahwa di tahun 2019 ini sangat banyak resolusi yang ingin saya lakukan. Salah satunya adalah menjadi lebih produktif, termasuk mengembangkan usaha kuliner yang keluarga kami jalankan sejak hampir 2,5 tahun lalu. Sejak memutuskan untuk resign dari kerja kantoran dan menjadi ibu rumah tangga, saya membantu adik dan Ibu berjualan pastel.

Awalnya, kami tidak berniat untuk memperjualbelikan pastel andalan buatan Ibu. Namun, setiap kali ibu membuatnya, terutama saat ada tamu yang berkunjung ke rumah kami, pastel buatan Ibu saya selalu dirindukan oleh teman-teman jika lama tidak berkunjung ke rumah. Pastel buatan Ibu memang sedikit berbeda jika dibandingkan dengan pastel pada umumnya di pasaran. Kulit pastel Ibu cukup renyah, dengan kombinasi isian daging sapi cincang, wortel, kentang, soun, dan telur, dan cocolan saus sambal resep sendiri. 

Alhamdulillah, usaha pastel berjalan dengan baik dimulai dengan orderan yang diterima sedikit-demi sedikit via whatsapp dari teman-teman. Lalu, kami mulai membuat brand dengan logo ikonik, dan memanfaatkan kemudahan era digital saat ini. Kami pun mulai memasarkan pastel kami secara online via instagram. Iya, pastel kami pastel online, dengan sistem delivery order :))  Alhamdulillah orderan dari para sis-sis dan kakak-kakak semakin banyak, sampai membuat tidak lagi sempat tidur karena saat itu kami belum mempunyai freezer untuk penyimpanan. 


USAHA PASTEL KAMI
Seiring berjalannya waktu, Alhamdulillah nama pastel kami semakin dikenal. Kami pun mulai berinovasi dengan membuat pilihan isian daging ayam sebagai alternatif pilihan selain isian daging sapi cincang. Kami mulai berani menyicil freezer untuk penyimpanan yang cicilannya disisihkan dari keuntungan penjualan, Alhamdulillaah....

Sewajarnya sebuah bisnis, tentu juga kami mengalami naik dan turun. Tidak jarang saya dan adik juga berselisih karena berbeda pendapat dalam usaha ini. Adik saya orang yang sangat telaten dan sedikit saklek soal proses memasak. Saya pun memilih untuk menyerahkan sepenuhnya urusan dapur dan produksi kepada adik. Sedangkan saya kebagian mengurusi penjualan, promosi dan mencari alternatif supplier bahan baku yang menawarkan harga yang lebih rendah demi untung yang lebih besar. Alhamdulillah cara ini berhasil, kami jadi jarang berselisih, bahkan sering berdiskusi. Apalagi kalau saya sedang kebagian tugas untuk cari-cari barang atau bahan baku yang dibutuhkan. 

Nah, resolusi bisnis kami di tahun 2019, ini kami berniat untuk mengembangkan usaha kuliner kami. Kami berencana membuat proposal bisnis untuk mengajak teman-teman menjadi investor kecil-kecilan, mendaftar ke aplikasi transportasi online untuk mempermudah delivery service, sampai mencoba mencari tempat untuk penjualan secara offline termasuk bagaimana packaging jika dimakan langsung dan berbagai perintilan lainnya. Salah satu yang sering kami lakukan untuk riset berbagai perintilan yang kami butuhkan adalah dengan browsing, scrolling, browsing, scrolling, and repeat karena hidup di zaman era digital seperti sekarang sangat mudah mencari apa yang kita perlukan tanpa perlu pindah dari sofa nyaman di rumah. 



Informasi yang terbaru yang saya dapatkan adalah, ada sebuah platform e-commerce terbaru yang ditujukan untuk para pemilik usaha untuk mendapatkan berbagai kebutuhan usahanya dengan harga grosir, yaitu Ralali.com

Tentang Ralali.com

Ralali.com adalah platform belanja kebutuhan bisnis pertama di Indonesia dengan konsep online B2B (Business to Business) Marketplace
"Ralali.com sedikit berbeda dengan e-commerce lain yang kebanyakan konsepnya adalah Business to Customer."
Berdiri sejak tahun 2014, Ralali.com telah memiliki 11.000 vendor yang terpercaya, dengan 135.000 pelanggan dan 250.000 produk yang tersedia. Sebanyak 2 JUTA pengunjung dari seluruh penjuru Indonesia mengunjungi website Ralali.com setiap bulannya (sumber: www.ralali.com/tentangkami)

Di Ralali.com para seller dan buyer yang notabene adalah pengusaha,  dapat memperoleh kemudahan untuk bertransaksi jual beli melalui teknologi dan fitur dari Ralali.com sehingga proses bisnis menjadi jauh lebih mudah, aman dan transparan.


Kenapa sih harus bisnis di Ralali.com?

Jadi menurut saya, berjualan ataupun membeli barang di Ralali.com sangat menarik karena saya, sebagai pemilik usaha yang mencari bahan baku untuk usaha pastel saya, katakan saja tepung terigu misalnya, dapat berhubungan langsung dengan pemilik usaha sembako yang berjualan tepung terigu di Ralali.com. Kebayang dong, berapa waktu dan biaya yang bisa saya hemat daripada saya harus berkeliling kota mencari-cari supplier tepung terigu. 


"Jauh lebih efisien dan aman bagi saya bertransaksi via Ralali.com karena Ralali.com memiliki tiga prinsip dasar, yaitu: credible, reliable, dan relationship."

Oh iya, di Ralali.com bahkan tersedia juga berbagai kebutuhan perlengkapan usaha kita, seperti frezeer, oven, dll untuk usaha kuliner!

sumber: www.ralali.com



Apa saja fitur di Ralali.com yang dapat membantu kita untuk mengembangkan usaha?

  • Kolom Kategori
Pada kolom kategori kita dapat dengan mudah mencari barang sesuai dengan kategori usaha kita. Cukup banyak kategori yang dapat kita temukan di Ralali.com mulai dari Agriculture & Food, Automotive & Transportation, Horeca  (Hotel, Restaurant, Cafe), Industrial Parts, dll.

Fitur kategori di www.ralali.com

Disini kategori tepung terigu yang saya cari berdasarkan jenis usaha saya termasuk dalam kategori Agriculture & Food.


  • Business Innovation Group
Di fitur ini kita dapat dengan mudah mencari produk dengan kategorisasi khusus. Misalnya BIG Resto yang mempermudah kita mencari produk dengan kategorisasi khusus kuliner. Tidak hanya tentang produk, di business innovation group kita juga dapat memperoleh infomasi tentang promo dan event terbaru dari sesama pengusaha horeca lainnya, belajar dari cerita inspirasi pengusaha kuliner sukses dan memperoleh rekomendasi brand produk terbaik pilihan Ralali.com

sumber: www.ralali.com
  • Ralali Quotation
Nah, kalau fitur quotation ini dapat membantu kita menemukan produk yang ingin kita cari dengan spesifikasi tertentu secara mudah dan cepat. Kita tinggal mengisi kolom produk sesuai dengan kebutuhan kita beserta dengan jumlah yang dibutuhkan. Nantinya quotation kita akan muncul di halaman depan Ralali.com, jadi akan sangat mudah dibaca oleh para supplier produk yang kita cari. Kita juga akan memperoleh notifikasi jika ada supplier yang mempunyai produk sesuai dengan quotation kita. Seru ya!

sumber: www.ralali.com
  • Transaksi untuk biaya utilitas seperti pulsa, listrik, PDAM dan BPJS
Di dalam menjalankan suatu usaha, pasti tidak lepas juga dari biaya utilitas seperti pemakaian pulsa, listrik, PDAM dan bahkan BPJS. Di Ralali.com juga memberi kita kemudahan untuk melakukan transaksi terkait biaya-biaya tersebut. Jadi intinya, cukup dengan satu platform tapi sudah bisa mencakup sebagian besar kebutuhan usaha kita :)


sumber: www.ralali.com


Transaksi pembelian listrik saya di Ralali.com

Memangnya ga mahal ongkirnya beli terigu kiloan via online di Ralali.com?

Kalau ada yang bertanya seperti ini, jelas jawabannya engga dong. Di Ralali.com banyak promonya termasuk potongan untuk ongkos kirim. Saya sebagai pengguna akun yang baru, langsung dapat promo Free Ongkir sampai dengan Rp 200 rb! Belum lagi potongan harga sebesar 20%! 
Contoh promo potongan ongkos kirim dari Ralali.com

Terus, pilihan jasa ekspedisi di Ralali.com juga sangat variatif. Tapi yang paling terjangkau adalah Ralali Kargo, yang menawarkan biaya ongkos kirim sangat murah. Dari Jabodetabek ke Surabaya, tempat saya saja, hanya dikenakan Rp 50 rb untuk 10 kg pertama. Murah ya!


TARIF ONGKOS KIRIM RALALI KARGO (sumber: www.instagram.com/ralalicom)

Dipikir-pikir biayanya sama seperti biaya transportasi saya kalau keluar rumah, tapi bedanya membeli via online jauh lebih menghemat waktu saya :)


Lalu, kalau daftar untuk menjadi seller bagaimana?

Berhubung Ralali.com adalah B2B Marketplace, jadi selain fitur untuk buyer, tersedia juga fitur untuk seller. Teman-teman mama-mama yang memiliki usaha sebagai supplier kebutuhan usaha, dapat mendaftar sebagai seller di Ralali.com di link berjualan di Ralali.com :)

Sudah kebayang ya semudah itu kita dapat mengembangkan bisnis di era digital seperti saat ini :) 

Nah, saya punya beberapa tips nih yang dapat saya bagi untuk teman-teman mama-mama yang punya resolusi bisnis di tahun 2019  ini dengan memulai usaha kuliner rumahan seperti saya dan adik :)

Tips Menjalankan Usaha Kuliner Rumahan:

1. Produk yang otentik

Setiap orang pasti mempunyai ciri khas atau kemampuan khusus dalam menciptakan sesuatu termasuk membuat makanan. Jadi bisa dicoba untuk diingat-ingat kita paling jago dalam membuat makanan apa, atau yang paling sederhana, apa masakan kita yang paling jadi favorit keluarga di rumah dan tidak ada duanya:)

2. Inovasi

Setelah menentukan produk yang akan kita buat, kita boleh sedikit berinovasi atas produk tersebut. Misalnya kita jago membuat dadar gulung, isian dada gulung umumnya adalah kelapa parut dengan gula merah. Nah, kita boleh berinovasi dengan mengganti isian kelapa parut dengan isian lain yang lebih kekinian misalnya keju, coklat, biskuit, dll :)

3. Uji coba

Sebelum kita memutuskan untuk menjual produk kita, ada baiknya kita lakukan uji coba lebih dulu. Kita bisa membuat dadar gulung dengan berbagai macam isian dan menawarkan ke keluarga, tetangga, dan teman untuk mencobanya dan minta feedback dari mereka apa yang harus ditingkatkan dari dadar gulung buatan kita :)

4. Konsisten dan pantang menyerah

Usaha kuliner dapat dibilang usaha selalu mempunyai peluang yang sangat besar untuk memulainya. Namun, di balik itu semua, usaha kuliner juga usaha yang paling melelahkan karena banyaknya proses yang harus dikerjakan. Belum lagi kalau terkendala takut keburu bahan-bahan jadi basi sehingga harus cepat-cepat dikerjakan. Oleh karena itu, konsistensi dan pantang menyerah sangat dibutuhkan dalam menjalankan usaha kuliner. Konsisten dan pantang menyerah juga sangat diperlukan  saat grafik usaha kita sedang turun, agar kita dapat cepat mencari jalan keluar untuk kembali meningkatkan grafik usaha kita :)

5. Cari partner untuk bekerja sama

Pada hakikatnya, manusia yang dikenal sebagai mahluk sosial. Jadi kita akan selalu butuh partner dalam melakukan apapun, termasuk juga dalam menjalankan usaha. Partner dapat membantu kita memberi sudut pandang lain tentang usaha yang dijalankan. Partner juga bisa membantu kita dalam proses produksi. Tidak harus langsung merekrut karyawan, tapi bisa dimulai dengan berpartner dengan anggota keluarga yang mempunyai passion yang sama. 

6. Bagi jobdesc dengan partner

Walaupun mempunyai passion yang sama, ada baiknya antara kita dan partner mempunyai pemisahan jobdesc yang cukup jelas untuk menghindari sering terjadinya selisih pendapat antara kita dan partner. 

7. Cari info sebanyak-banyaknya tentang produk yang serupa dengan produk kita di pasaran

Informasi tentang produk yang serupa dengan produk kita di pasaran dapat kita gunakan sebagai bahan untuk pengembangan produk kita selanjutnya. Intinya, kita belajar menemukan apa sih ciri khas produk kita jika dibandingkan dengan produk serupa yang lain.

8. Up to date terhadap permintaan pasar

Di era digital saat ini, ada baiknya kita pintar-pintar menyesuaikan produk kita dengan permintaan pasar. Tidak melulu tentang inovasi produk itu sendiri, tapi bisa dengan cara kita berjualan, misalnya seperti yang awalnya kita jualan secara offline kemudian mulai menjual secara online. Yang awalnya pembeli datang ke rumah, kita yang datang ke rumah pembeli dengan sistem delivery order

9. Promosi

Promosi adalah nyawa bagi sebuah usaha. Saat memulai menjalankan usaha kuliner, jangan ragu untuk mempromosikan produk kita ke keluarga, tetangga, teman dan lingkungan sekitar, kalau perlu minta bantuan mereka juga untuk mempromosikan produk kita ke orang lain. Mungkin bisa saja mereka belum membeli diawal, tapi dari mereka kita bisa mendapat orderan dari hasil promosi mouth to mouth para keluarga, tetangga, dan teman ke orang lain. Nah, kalau usaha yang kita jalankan secara online, jangan lupa untuk rajin mengupdate akun media sosial usaha kita dengan foto-foto produk yang menarik. Fast response terhadap komentar dan chattingan juga perlu dilakukan agar calon customer kita merasa puas. Alternatif promosi lainnya juga bisa melalui endorsement food selebgram atau food blogger/youtuber :)

10. Jaga nama baik usaha kita

Menjaga nama baik merupakan salah satu poin yang penting juga dalam menjalankan usaha kuliner. Aspek yang harus kita perhatikan tidak hanya sekedar rasa yang enak tapi juga mencakup kebersihan, tampilan produk, respon kita terhadap komplain customer, kecepatan pelayanan/pengiriman, solusi kita sebagai penjual saat produk tidak sesuai/ saat terjadi keterlambatan pengiriman, dan lain-lain. Kalau kita sudah berusaha memberi yang terbaik, menjaga nama baik usaha kita, InsyaAllah customer dari repeat order akan selalu datang :)


11. Memilih supplier yang tepat

Berhubung kita menjalankan usaha kuliner, memperhatikan suplai bahan baku untuk produk kita juga sangat penting. Terkadang, ada beberapa menu makanan yang sangat tricky dan membuat kita lebih picky dalam memilih bahan baku. Misalnya, kita mengganti merek terigu yang biasa kita pakai dengan merek lain. Tidak jarang perubahan tersebut dapat membuat tekstur makanan yang kita buat menjadi berbeda. Ujung-ujung dapat mempengaruhi kualitas produk kita nantinya. Memilh supplier dapat kita lakukan dengan mudah di era digital seperti saat ini dengan bantuan Ralali.com :)


Demikian beberapa tips yang dapat saya bagi untuk teman-teman mama-mama yang ingin mulai menjalankan usaha kuliner rumahan. Semoga beberapa tips diatas dapat membantu teman-teman mama-mama ya! :)



Jangan lupa juga untuk download aplikasi Ralali.com di app store/playstore untuk kemudahan bisnis kita :) Untuk info dan update terkini tentang Ralali.com,  bisa teman-teman akses di situs resmi Ralali.com dan akun media sosial Facebook Page Ralali.com ,Instagram @ralalicom ,serta Twitter @ralalicom

Semakin yakin ya kalau bisnis itu gampang? Yuk, mulai sekarang! Ini saatnya untuk resolusi bisnis 2019!

Semoga bermanfaat ya!

Selamat berbisnis!




Be First to Post Comment !
Post a Comment